Satgas Tulungagung Larang Komersialisasi Pemakaman Jenazah Covid-19

  Rabu, 13 Januari 2021   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Pemakaman Covid-19 (Antara/suara.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur melarang segala bentuk permintaan imbal-jasa atau komersialisasi pemakaman jenazah Covid-19. Sebab, seluruh akomodasi sudah disediakan dan dibayar pemerintah daerah setempat.

\"Kami dari Satgas sudah menyiapkan, apabila ada pasien yang meninggal sampai ke makam,\" kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro di Tulungagung, Selasa (12/1), dilansir dari Republika.co.id.

AYO BACA : Ini Dia Ponsel Antibakteri Pertama di Dunia

Penegasan itu disampaikan Galih menyusul adanya laporan relawan \"abal-abal\" yang menawarkan jasa pemakaman dengan biaya hingga Rp 2,3 juta. Biaya yang dibebankan kepada keluarga pasien itu belum termasuk biaya perlengkapan APD (alat pelindung diri) saat proses pemakaman, serta biaya penyemprotan, atau desinfeksi.

\"Tentu kami sangat menyesalkan ada oknum warga atau oknum kelompok warga yang memanfaatkan situasi di tengah bencana (pandemi) seperti ini. Janganlah orang sudah susah dibuat susah lagi,\" katanya.

AYO BACA : Dokter: Jangan Olahraga Berlebihan Saat Pandemi

Jika ada relawan yang menarik biaya dalam pemakaman pasien, dirinya meminta masyarakat melaporkan ke Satgas Penanganan Covid-19.

Pasien positif Covid-19 yang meninggal akan langsung dikirimkan ke pemakaman desa setempat dengan keadaan dipeti. Peti ini sudah disemprot dengan disinfektan, sehingga aman untuk dilakukan pemakaman, asalkan tidak dibuka.

Jika masyarakat takut untuk memakamkan sendiri, bisa menghubungi relawan di tingkat koordinator relawan kabupaten atau Satgas Penanganan Covid-19.

\"Kami dari Satgas sudah menyiapkan, apabila ada pasien yang meninggal ditangani sampai ke makam,” katanya.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar