APBD Tak Jelas, Gaji ASN dan Tenaga Honorer di Jember Belum Dibayar

  Jumat, 15 Januari 2021   Rizma Riyandi
Ilustrasi--PNS (Ayobandung.com)

JEMBER, AYOSURABAYA.COM -- Kabupaten Jember belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Hal ini berdampak pada terlambatnya gaji pegawai sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer Pemerintah Kabupaten Jember.

Dilansir dari Beritajatim.com, pertanyaan tentang kejelasan gaji ini deras masuk ke dalam ponsel Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief. Mereka mengeluh karena belum menerima gaji hingga pekan kedua Januari 2021.

AYO BACA : Banyak Jalan di Gresik Rusak Berat Gara-gara Hujan Deras

\"Banyak sekali WA dan SMS yang masuk kepada kami kapan (menerima gaji Januari). Saya juga tidak bisa memastikan. Tergantung komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Jember, dalam hal ini bupati, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini Ibu Gubernur,\" kata Muqiet, Kamis (14/1/2021) malam.

Adapun tenaga honorer sangat bergantung dengan honor yang nominalnya tak seberapa itu.

AYO BACA : Viral Video Polisi Penjaga Menendang ke Arah Habib Rizieq Shihab

\"Mereka sampai mengatakan, 'kalau Pak Wabup juga tidak gajian, mungkin tidak begitu terasa'. Betul, saya merasakan itu. Kalau beli beras dan lauk masih bisa. Tapi saudara-saudara kita yang tenaga honorer rata-rata menanyakan kapan. Saya tidak bisa memastikan,\" katanya.

Muqiet berharap arahan gubernur soal APBD ini bisa diikuti Bupati Faida agar persoalan terselesaikan. Ia juga mengaku sudah memberikan informasi via WhatsApp kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa soal kondisi Jember.

\"Yang berkaitan dengan gaji yang belum cair dan tumpang tindih jabatan. Saya pasrah sepenuhnya terhadap kebijakan gubernur,\" katanya.

AYO BACA : Kiwil dan Eva Bellissima Akhirnya Cerai, Netizen: Settingan!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar