Langgar Prokes, Sejumlah Remaja di Gresik Disuruh Sujud dan Bertaubat

  Jumat, 15 Januari 2021   Rizma Riyandi
Sejumlah remaja di Gresik melanggar prokes diminta sujud dan bertaubat (Foto: Suaraindonesia)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- Sejumlah remaja di Kabupaten Gresik kedapatan melanggar protokol kesehatan (Prokes). Mereka terjaring saat operasi jam malam kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dilansir dari Suara.com, para remaja ini asyik nongkrong dan ngobrol dengan cara berkerumun di sebuah warung kopi (warkop) tanpa memakai masker.

Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP pun menggerebek mereka. Para remaja ini lantas diberi sanksi bersujud, bertaubat, dan merenungi perbuatannya agar tidak diulangi lagi.

AYO BACA : Banyak Jalan di Gresik Rusak Berat Gara-gara Hujan Deras

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menjelaskan, pelanggar prokes harus diberikan sanksi tegas. Supaya mereka lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Total ada 10 remaja yang melanggar prokes. Mereka tidak pakai masker dan berkerumun di warung kopi. Namun, sanksi yang diberikan berbeda dengan sebelumnya.

TNI - Polri sengaja memberikan sanksi berupa sujud dan bertaubat kepada pelanggar prokes.

AYO BACA : Viral Video Polisi Penjaga Menendang ke Arah Habib Rizieq Shihab

"Supaya mereka bisa menghayati betapa pentingnya kesehatan ditengah pandemi covid-19," ungkapnya.

Iptu Bima menyampaikan, tiga pilar Kecamatan Manyar terus menggelorakan disiplin prokes. Baik saat operasi jam malam, maupun saat mengedukasi masyarakat.

Di tempat berbeda, petugas juga mendapati banyak pelanggar prokes. Banyak yang pakai masker namun tidak sampai menutup hidung.

"Sebanyak 26 orang kami beri teguran. Karena pakai masker tidak menutupi hidung dan mulutnya," kata Panit Lantas Polsek Kebomas Iptu Yani.

AYO BACA : Kiwil dan Eva Bellissima Akhirnya Cerai, Netizen: Settingan!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar