Antisipasi Erupsi Semeru, Polda Jatim Terjunkan Ratusan Personel Brimob

  Minggu, 17 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Polda Jatim


GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerjunkan ratusan personelnya dalam bencana alam Gunung Semeru. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya menerjunkan 300 personel dari jajaran Satuan Brimob Polda Jatim pada Sabtu (16/01/2021) malam. Gatot menjelaskan, keberangkatkan 300 personel Bawah Komando Operasi (BKO) ke kawasan Gunubg Semeru, Lumajang untuk mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Semeru. 
"Iya, semalam 300 personil jajaran satuan Brimob Polda Jatim BKO ke Lumajang," kata Gatot kepada awak media, Minggu (17/1/2021). 
Gatot menambahkan, sebelum mengirim ratusan personel ke Lumajang, seluruhnya mengikuti apel dan mempersiapkan beragam peralatan dan logistik. Menurutnya, sejumlah personel dibekali cangkul 100 buah, mantel 300 buah, tenda 10 set, feltbet 300 buah, masker 600 buah, sepatu boot 100 buah, sarung tangan 100 buah, meja dan kursi masing-masing 10 set, serta tandu 10 set, dan sekop 100 buah. 
Selain personel, Polda Jatim juga mengerahkan 12 unit sepeda motor, dua unit truk box, dua unit Mobil dapur lapangan, satu unit mobil watercannon, satu unit mobil SAR, dan empat unit mobil sebagai akomodasi yang hendak dipergunakan untuk evakuasi dan lain sebagainya. 
Sesampainya disana, kata Gatot, personel Brimob akan menuju ke Polres Lumajang terlebih dulu untuk melakukan koordinasi dengan Polres Lumajang. 
"Nanti akan berkoordinasi dengan Polres setempat," lanjutnya.
Sebelumnya, Gunung Semeru, Jatim kembali meletus dan mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lava pada Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan pantauan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tingkat aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level II atau Waspada. 
Dalam status Level II (Waspada), masyarakat dan wisatawan diimbau tak melakukan aktivitas dalam radius 1 kilometer (km) dari puncak maupun bawah Gunung Semeru. Sedangkan, arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara mencapai jarak 4 km. Selain itu, masyarakat dan wisatawan diimbau selalu mewaspadai awan panas guguran, lahar di sepanjang aliran sungai beserta lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, hingga guguran larva.
 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar