Banyak Sesar Aktif di Jatim yang Berpotensi Gempa, 2 di Surabaya

  Selasa, 19 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] Serupa dengan sejumlah daerah lain, Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, juga memiliki potensi gempa bumi dari sesar aktif. (Pixabay/Hatice EROL)

Ada sejumlah sesar aktif yang berpotensi memunculkan gempa bumi di Jawa Timur (Jatim), mulai dari sesar Probolinggo, sesar Pasuruan, hingga sesar Wonorejo. Dua di antaranya ada di Kota Surabaya, yakni sesar Surabaya dan sesar Waru.

MULYOREJO, AYOSURABAYA.COM -- Awal tahun 2021, Indonesia dirundung beragam bencana, mulai dari tanah longsor, banjir, gunung meletus, tragedi Sriwijaya Air SJY-182, hingga gempa bumi berkekuatan 5,9 magnitudo yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Kamis (14/1/2021).

Selain korban jiwa dan korban luka, masyarakat yang terdampak juga mengalami kerugian materiil, psikis, dan kesehatan. Dalam bencana gempa tersebut, misalnya, 70 orang dilaporkan meninggal dunia.

Sesar Aktif di Jatim Terus Bergerak Berpotensi Gempa, Ini Imbauan Peneliti

6 Hewan Paling Setia di Dunia, Termasuk Buaya!

Peniliti Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) Institut Sepuluh Nopember (ITS), Amien Widodo, menilai bencana tersebut sebagai pembelajaran bersama.

Amien menjelaskan, bencana gempa bumi juga berpotensi terjadi di beberapa daerah Indonesia. Begitu pula di Jawa Timur (Jatim). Amin mengatakan, berdasarkan laporan Pusat Gempa Nasional 2017, sesar aktif juga melewati beberapa daerah di Jawa Timur. Lantas, bagaimana dengan kota pahlawan?

“Kota Surabaya, bahkan dilewati oleh dua sesar yang berbeda, yaitu sesar Surabaya dan sesar Waru,” kata Amien, Selasa (19/1/2021).

Ada beberapa sesar yang melewati beberapa daerah di Jatim, mulai sesar Probolinggo, sesar Pasuruan, sesar Wonorejo, hingga Kabupaten Banyuwangi.

Waspadai Perbedaan Mengantuk Akibat Diabetes dan Mengantuk Biasa

Ingin Diet? 7 Minuman Enak, Segar, dan Alami Ini Ampuh Usir Lemak Perut

Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Orang Lain

Keberadaan sesar Waru, misalnya, sesar ini berbentuk memanjang dari Gresik, melintasi Mojokerto, Jombang, sampai Saradan. Beberapa sesar itu juga masih aktif. Bahkan, mengalami pergerakan setiap tahunnya dengan rata-rata 0,05 milimeter.

Amien pun mengajak seluruh masyarakat mewaspadai adanya sesar-sesar aktif tersebut.

Dia menyebut, sejumlah pihak dapat meminimalisasi kerugian yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya, kata dia, juga diminta mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai kerentanan tanah dan bangunan hingga asesmen ancaman gempa.

Sarapan Telur Cepat Turunkan Berat Badan, Cocok untuk Menu Diet!

Cara Mudah Chat di WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor HP

“Bila kawasan tersebut mempunyai kondisi tanah yang buruk dan bangunan yang kurang kokoh, maka bisa dikategorikan kawasan berisiko tinggi,” kata dia.

Amien memaparkan, berdasarkan peta zonasi kawasan dengan tingkat risiko yang rendah hingga tinggi tersebut, dapat dibuat dan dijadikan acuan mitigasi. Menurutnya, setiap kawasan akan mungkin memiliki arahan mitigasi yang berbeda, sesuai levelisasinya. Baik dari arahan mitigasi struktural, maupun nonstrukturalnya.

Sebelumnya, beragam bencana melanda bumi pertiwi, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga tanah longsor. Kejadian tersebut terjadi di Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, hingga Sumedang.

Pemerintah pun telah menerjunkan sejumlah bantuan logistik untuk meringankan beban para korban. Sejumlah personel gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, hingga Tagana juga dikerahkan untul menyisir, mengevakuasi, dan mendistribusikan bantuan.

Agar Diet Sukses, 4 Hal Ini Jangan Dimakan usai Pukul 4 Sore

Ini Jam Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam agar Diet Berhasil!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar