Sesar Aktif di Jatim Terus Bergerak Berpotensi Gempa, Ini Imbauan Peneliti

  Selasa, 19 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] Setiap tahun, sesar-sesar aktif di Jawa Timur terus bergerak. Hal ini berpotensi memunculkan bencana alama gempa bumi. (Pixabay)

Setiap tahun, sesar-sesar aktif di Jawa Timur terus bergerak. Hal ini berpotensi memunculkan bencana alama gempa bumi. Di sisi lain, peneliti mengajak masyarakat terus mengenali bencana agar selamat.

MULYOREJO, AYOSURABAYA.COM -- Peniliti Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) Institut Sepuluh Nopember (ITS), Amien Widodo, menilai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia sebagai pembelajaran bersama.

AYO BACA : Banyak Sesar Aktif di Jatim yang Berpotensi Gempa, 2 di Surabaya

Amien mengatakan, hal serupa bisa terjadi di Jawa Timur (Jatim), termasuk Surabaya. Berdasarkan laporan Pusat Gempa Nasional 2017, sesar aktif melewati beberapa daerah di Jawa Timur.

Kendati demikian, masyarakat dapat meminimalisasi dampak dari bencana alam seperti gempa bumi. “Maka, mari kenali bencana," ujar Amien, Selasa (19/1/2021).

AYO BACA : Gempa Melanda Donggala Selasa Pagi, Magnitudo 4,9

Bencana alam tidak akan menimbulkan korban jiwa bila terjadi di kawasan yang tak berpenduduk, kata Amien.

Menurutnya, bencana alam dapat diminimalisasi bahkan dihindari untuk menimbulkan korban jiwa. Pun dengan kerugian materiil.

"Kita kenal dengan bencana, kita selamat,” kata dia.

Amien mengungkapkan ada beberapa sesar yang melewati sejumlah daerah di Jawa Timur, mulai sesar Probolinggo, sesar Pasuruan, sesar Wonorejo, hingga Kabupaten Banyuwangi.

Sesar Waru, misalnya, sesar tersebut membentang dari Gresik, melintasi Mojokerto, Jombang, sampai Saradan. Beberapa sesar itu juga masih aktif. Bahkan, mengalami pergerakan setiap tahunnya dengan rata-rata 0,05 milimeter.

AYO BACA : Kemunculan Kuburan Bayi Misterius di Mojokerto Resahkan Warga

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar