10 Kelurahan di Surabaya dengan Kasus Kematian Tertinggi Akibat Covid-19

  Selasa, 19 Januari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi korban meninggal akibat Covid-19 (ayobandung)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Hingga Senin (18/1/2021) jumlah kumulatif kasus meninggal akibat Covid-19 di Surabaya mencapai 1.276 kasus. Jumlah kasus kematian tersebut hampir menyebar merata di seluruh kelurahan di Surabaya yang berjumlah 154. Sejauh ini, tercatat hanya tiga kelurahan saja yang nihil kasus kematian yaitu Genting Kalianak, Tambak Sarioso, dan Lakarsantri.

Sementara kasus tertinggi kematian berada di Kelurahan Wonokromo.

Berikut adalah 10 kelurahan dengan jumlah kumulatif kematian terbanyak di Surabaya per 18 Januari 2021. 

  1. Wonokromo, 29 kasus.
  2. Mojo, 28.
  3. Wonokusumo, 23.
  4. Putat Jaya, 22.
  5. Pacarkembang, 22.
  6. Ngagel Rejo, 21.
  7. Tanah Kali Kedinding, 21.
  8. Morokrembangan, 19.
  9. Babatan, 18.
  10. Sawunggaling, 18.

Penyakit Penyerta
Pasien konfirmasi positif Covid-19 dengan komorbid atau penyakit bawaan merupakan kelompok yang rentan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Candra Wiguna, mengatakan kelompok komorbid rentan karena daya tahan tubuh mereka sudah menurun.

AYO BACA : Update Covid-19 Kota Surabaya: Kasus Meninggal Bertambah 2

"Hipertensi, diabetes, jantung, paru, atau penyakit pembuluh darah membuat fungsi organnya mengalami penurunan. Ini yang menyebakan risiko kematian semakin tinggi," cetusnya dalam Talkshow dengan tema "Cegah Covid-19 Pada Orang Dengan Komorbid" dari Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta beberapa waktu lalu. 

Candra menjelaskan pasien positif Covid-19 yang memiliki penyakit jantung memiliki risiko kematian 10 kali lipat lebih tinggi. Diabetes enam kali dan hipertensi empat kali.

Perihal gejala yang biasa dikenali, ia mengatakan kelompok pasien Covid-19 komorbid biasanya mengalami keluhan sesak nafas sehingga dia membutuhkan bantuan oksigen. Berbeda dengan kelompok non-komorbid yang gejalanya lebih umum semisal demam, batuk, atau sakit persendian.

Sebagai langkah antisipasi, kelompok pasien Covid-19 komorbid wajib lebih disiplin dalam menerapkan 3M; memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

"Selain itu mereka harus bisa mengendalikan penyakit penyertanya dan rajin berkonsultasi dengan dokternya," jelas Candra 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar