Liga Inggris: Lawan Leicester Dini Hari Nanti, Jalan Terjal Bagi Chelsea

  Selasa, 19 Januari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi sepakbola. (David Mark dari Pixabay)

LEICESTER, AYOSURABAYA.COM -- Chelsea akan menghadapi jalan terjal saat tandang ke markas Leicester City pada lanjutan pekan ke-19 Liga Primer Inggris 2020/2021.  Leicester memastikan striker andalan Jamie Vardy bakal bermain.

Vardy mendapatkan cedera pada bagian pinggulnya di pertandingan sebelumnya melawan Southampton. Meski Leicester menang 2-0 tetapi penyerang asal Inggris itu harus ditarik keluar sebelum pertandingan berakhir.

Pelatih Leicester, Brendan Rodgers menjelaskan, Vardy sebenarnya masih butuh istirahat. Namun, ia merasa sang pemain akan siap untuk menjalani laga sengit kontra Chelsea.

"Ya, semua orang harus berada dalam kondisi baik," kata Rodgers dikutip Leicester Mercury, Selasa (19/1).

Adapun, satu-satunya pemain the Foxes yang akan absen pada laga kali ini adalah Dennis Praet. Gelandang asal Belgia tersebut mengalami cedera hamstring dan akan absen sampai awal April mendatang.

"Dennis Praet dipastikan absen. Sedangkan Papy Mendy mengalami sedikit masalah pada lehernya. Tapi kami akan melihat perkembangannya," sambung eks pelatih Celtic dan Liverpool.

Sedangkan di kubu tamu, Chelsea masih tanpa N'Golo Kante. Gelandang asal Prancis itu masih mengalami masalah pada hamstring pada bagian pahanya.

Sebelum ini, Kante telah absen membela Chelsea di pertandingan melawan Fulham. Kante pasalnya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sayangnya, setelah hukuman tersebut berakhir, kondisi Kante masih belum bugar 100 persen.

Leicester saat ini berada di peringkat tiga klasemen dengan perolehan angka 35 dari 11 kemenangan, dua imbang, dan lima kekalahan. Sementara Chelsea masih tertahan di posisi tujuh klasemen dengan mengoleksi 29 poin.

Chelsea Menurun
Pelatih Chelsea Frank Lampard mengomentari dinamika timnya. The Blues sempat berada di tiga besar klasemen sementara sekitar awal Desember 2020. Kemudian berjalannya waktu, performa anak-anak Stamford Bridge melempem. Pemain seperti Timo Werner, Kai Havertz, Christian Pulisic, dan Hakim Ziyech kesulitan berkreasi. Mereka mandul dalam urusan mencetak gol. 

Kini Chelsea mulai membaik. Kemenangan di Piala FA dan atas Fulham pada liga domestik, menghadirkan secercah harapan untuk klub tersebut.

Lampard menegaskan, sejak awal ia tak sependapat dengan pandangan khalayak tentang tim barunya ini. Chelsea sempat dinilai mampu menantang perburuan gelar.

"Kami memiliki skuad dengan komposisi pemain muda. Kami tidak memiliki mesin gol atau sosok yang bisa membantu memenangkan pertandingan," kata arsitek berusia 42 tahun ini, dikutip dari Goal, Selasa (19/1).

Ia merasa para bintang belia itu sedang berproses. Ia sangat percaya pada kemampuan natural Ziyech dkk.

Namun bukan berarti langsung memberikan tanggung jawab besar. Lampard menilai elite Negeri Ratu Elisabeth lainnya memiliki amunisi mumpuni dari segi pengalaman.

"Saat ini, kami bukan Chelsea yang mempunyai Diego Costa, Cesc Fabregas, atau Eden Hazard," ujarnya menegaskan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar