Basarnas Tegaskan Tanda SOS Pulau Laki di Google Maps Tak Berkaitan dengan Sriwijaya Air SJ18

  Rabu, 20 Januari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi. (ayosurabaya)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Brigjen Rasman MS membantah informasi soal penanda SOS yang muncul ketika mencari Pulau Laki di aplikasi Google Maps memiliki keterkaitan dengan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Rasman menegaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi tersebut dan tidak menemukan apa-apa di daerah tersebut.

\"Tidak ada apa-apa di situ, sudah saya konfirmasi sama anggota tidak menemukan sesuatu,\" tegas Rasman di JICT II Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu (20/1/2021).

AYO BACA : Polisi Datangi Lokasi Munculnya Kode SOS di Pulau Laki

Terkait munculnya tanda itu di aplikasi Google Maps, Rasma mengatakan bisa saja terdapat skenario di mana nelayan yang dalam cuaca kurang baik berlindung di pulau tersebut dan menggunakan ponsel pintar untuk memasukkan tanda tersebut.

\"Biasanya nelayan itu senangnya dia kalo cuaca kurang baik dia akan berlindung di situ. Perahunya dinaikkan, mungkin dia main HP atau segala macam. Ya, bisa saja. Tapi kalau berkaitan dengan Sriwijaya tidak ditemukan,\" ujar Rasman.

Sebelumnya media sosial dihebohkan dengan tangkapan layar aplikasi peta yang memperlihatkan penanda bertuliskan SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta yang dekat dengan diduga lokasi jatuhnya Sriwijaya Air.

Namun, ketika Antara memeriksa kembali aplikasi Google Maps pada pukul 20.00 WIB hari ini, penanda SOS itu telah menghilang dari peta.

AYO BACA : Aksi Jahil, Tulisan TOLONGGG Muncul di Google Map Pulau Laki

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar