5 Kebiasaan yang Tingkatkan Tekanan Darah Tinggi, Sering Dilakukan?

  Kamis, 21 Januari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Sedikitnya ada 5 kebiasaan sepele yang dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi). (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Sedikitnya ada 5 kebiasaan sepele yang jarang disadari ternyata dapat menyebabkan atau bisa meningkatkan tekanan darah (hipertensi), mulai dari makanan hingga aktivitas harian.

Berikut ini 5 kebiasaan yang dapat meningkatkan tekanan darah tinggi:

1. Gula Tambahan

Penambahan gula, terutama dalam bentuk olahan seperti sirup jagung fruktosa tinggi mungkin bisa lebih berefek pada tekanan darah daripada penambahan garam.

Orang dengan lebih banyak gula tambahan dalam makanan mereka dapat mengalami peningkatan tekanan darah. Hanya satu minuman ringan 24 ons menyebabkan peningkatan rata-rata 15 poin tekanan sistolik (angka atas, atau tekanan selama detak jantung) dan 9 diastolik (angka bawah, atau tekanan di antara ketukan).

Sesar Aktif di Jatim Terus Bergerak Berpotensi Gempa, Ini Imbauan Peneliti

6 Hewan Paling Setia di Dunia, Termasuk Buaya!

2. Kesepian

Selama 4 tahun, tekanan darah sistolik orang-orang yang paling kesepian dalam sebuah penelitian naik lebih dari 14 poin. Para peneliti menytakan bahwa kesepian yang disertai pemikiran ketakutan akan penolakan dan kekecewaan serta perasaan lebih waspada tentang keselamatan dan keamanan dapat mengubah cara kerja tubuh. Pada gilirannya juga dapat berpengaruh pada tekanan darah.

3. Tak Buang Air Kecil

Tekanan sistolik naik rata-rata sekitar 4 poin, dan diastolik 3 poin, dalam sebuah penelitian terhadap wanita paruh baya yang tidak pergi ke kamar mandi setidaknya selama 3 jam.

Waspadai Perbedaan Mengantuk Akibat Diabetes dan Mengantuk Biasa

Ingin Diet? 7 Minuman Enak, Segar, dan Alami Ini Ampuh Usir Lemak Perut

Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Orang Lain

4. Dehidrasi

Ketika sel-sel tubuh Anda tidak memiliki cukup cairan, pembuluh darah akan menegang. Hal ini terjadi karena otak akan mengirimkan sinyal ke kelenjar pituitari untuk melepaskan zat kimia yang mengecilkannya.

Kondisi tersebut akan memengaruhi pembuluh darah kecil di jantung dan otak sehingga berpengaruh pada peningkatan tekanan darah.

5. Pengontrol Kelahiran

Pil, suntikan, dan alat kontrasepsi lainnya menggunakan hormon yang mempersempit pembuluh darah, sehingga berpeluang untuk meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini lebih mungkin menjadi masalah bagi perempuan di atas 35 tahun, mengalami kelebihan berat badan, atau perokok, demikian dilansir Medicinenet.

Agar Diet Sukses, 4 Hal Ini Jangan Dimakan usai Pukul 4 Sore

Ini Jam Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam agar Diet Berhasil!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar