Polda Jatim Tanggapi Wacana Perpanjangan PPKM Jawa-Bali

  Kamis, 21 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah secara resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jatim Komisaris Besar Gatot Repli Handoko mengatakan masih menunggu hasil evaluasi rutin Satgas Covid-19 Jatim. 

AYO BACA : Inna lillahi wa inna ilaihi raji\'un, 2 Akademisi Unesa Meninggal Dunia Akibat Covid-19

\"Kita menunggu hasil anev (analisa dan evaluasi) rutin yang dilaksanakan pemerintah Jatim. Apakah akan diperpanjang atau tetap pengetatan wilayah, nanti kita informasikan lebih lanjut\" katanya.

Sementara dalam razia PPKM yang dimulai sejak 11 Januari lalu, dijumpai sejumlah pelanggaran protokol kesehatan. Tak hanya sanksi teguran lisan, Gatot menyebut ada pula sanksi tertulis dan denda administrasi kepada para pelanggar. 

AYO BACA : Kisah Rumah Hantu Darmo, Mistis, Rusuh, dan Sempat Ditutup Satpol PP

Lantaran masih adanya sejumlah pelanggaran itu, Gatot mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan prokes seketat mungkin. Mengingat, angka kasus positif Covid-19 di Jatim terbilang cukup tinggi. 

\"Masyarakat harus tetap mematuhi 5M: menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan, menggunakan masker,dan menjaga jarak,\" tegas. 

Kendati Jatim tengah melaksanakan vaksinasi, ia menuturkan masyarakat harus tetap menerapkan prokes sesuai anjuran tenaga kesehatan (nakes) dan pemerintah. 

\"Tetap patuhi dan terapkan anjuran pemerintah tentang prokes,\" tegas dia.

AYO BACA : Alamat Kantor dan ATM Bank Jatim di Kediri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar