Polisi Ringkus Pembobol Gudang UD Idesson Surabaya

  Sabtu, 23 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi pembobolan. (mohamed Hassan dari Pixabay)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM -- Tiga pelaku pembobolan Gudang UD Idesson Surabaya ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Hal tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian melalui Kanit Jatanras, Iptu Agung Kurnia pada Jumat (22/1/2021) malam. 

Ketiga pelaku pembobolan gudang di Jalan Simojawar 84-D Surabaya itu diketahui berinisial MFM (22) warga Kedungmangu YEF (26) warga Banyuurip Lor V dan BP (52) warga Petemon II Surabaya.

Usut punya usut, ketiga pelaku pembobolan gudang itu merupakan karyawan dari gudang itu sendiri. Agung meneerangkan, ketiga pelaku melakukan aksi pencuriannya pada saat bekerja di tempat korban, Udji Wibowo. Kejadian itu berlangsung pada Senin (18/1/2021) sore lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

"Ketiga pelaku adalah pekerja serabutan di gudang tersebut,"  terang Agung saat dikonfirmasi, Jumat (22/1/2021). 

Agung menambahkan, penangkapan terhadap ketiganya tak berlangsung lama. Ia menegaskan ketiga pelaku langsung dibekuk pada saat jam kerja usai. 

"Kami tangkap saat pulang kerja," sambungnya. 

Terkait kronologinya, Agung menjelaskan bila ketiganya masuk ke dalam gudang pada hari yang dimaksud tersebut. Ketika berhasil masuk, ketiganya lantas menggondol sejumlah barang yang ada disana, mulai dari brankas total senilai Rp 8 juta, lemari, hingga kabel. 

Aksi mereka terpantau beberapa saksi mata saat membawa hasil curian menggunakan sebuah mobil pickup dengan platnomor polisi L 9815 BT.

Usai mengetahui adanya kejadian itu, korban melaporkan hal tersebut ke pihak Polrestabes Surabaya. Laporan itu pun segera ditindaklanjuti, personel Jatanras langsung meminta keterangan beberapa saksi disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Usaha itu pun tak menghianati hasil, personel Jatanras langsung meringkus ketiga pelaku pada keesokan harinya. Agung menegaskan, ketiganya dibekuk saat hendak menawarkan barang curiannya setelah jam pulang kerja. 

"Ketiga pelaku kami tangkap saat menawarkan barang (hasil curian)," papar polisi dengan dua balok dipundaknya itu. 

Usai dibekuk, ketiganya menjalani proses lebih lanjut. Berdasarkan hasil interogasi, ketiganya mengaku baru satu kali mencuri. Namun, sebelum berhasil menjual barang hasil curian, ketiganya justru ditangkap terlebih dulu. 

"Barang hasil penjualan akan kami tawarkan tawarkan ke orang lain dan hasilnya akan dibagi rata," aku ketiga pelaku pada penyidik.  

Akibat ulahnya itu, kini ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik sel tahanan Satreskrim Polrestabes Surabaya.

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar