Dijual Bebas, Obat dan Suplemen Ini Bisa Rusak Ginjal, Hati-hati!

  Sabtu, 23 Januari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Sejumlah obat dan suplemen yang dijual bebas ternyata berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya bisa merusak ginjal. (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Sejumlah obat dan suplemen yang dijual bebas ternyata berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya bisa merusak ginjal. Padahal ginjal sangat vital agar seseorang terus hidup.

Ahli nefrologi Robert Heyka, MD, menjelaskan, obat-obatan yang dijual bebas, resep umum, dan suplemen gizi dapat memiliki efek serius pada fungsi ginjal.

Segera Hentikan, 6 Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Ginjal Rusak!

Daftar Obat yang Bahayakan Ginjal Jika Tidak Tepat Digunakan

Dilansir laman Cleveland Clinic, berikut ini beberapa obat yang memengaruhi fungsi dan kesehatan ginjal:

1. NSAID (Obat anti-inflamasi nonsteroid)

NSAID adalah obat yang sangat efektif untuk berbagai masalah medis. Namun, mengonsumsinya dapat memengaruhi ginjal, dan menyebabkan kerusakan, terutama jika Anda juga mengonsumsi diuretik atau pil air atau obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE).

Obat penghilang rasa sakit yang termasuk NSAID dan dijual bebas misalnya aspirin (Ascriptin, Bayer, Ecotrin), ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen (Aleve).

Menggunakan obat-obatan ini dengan konsumsi kafein lebih lanjut dapat membahayakan ginjal. Saat meminum obat ini, pastikan untuk memeriksakan diri secara teratur jika memiliki gangguan fungsi ginjal.

2. Antibiotik

Antibiotik tertentu dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal. Karena itu, meminumnya dapat menambah ketegangan pada ginjal. Obat termasuk antibiotik antara lain penisilin, sefalosporin, dan sulfanomid.

Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat melukai ginjal, bahkan jika Anda sehat. Bagi orang-orang yang ginjalnya tidak berfungsi 100%, antibiotik dapat menumpuk dan menyebabkan kerusakan.

Anda masih dapat menggunakan antibiotik apabila disesuaikan dengan tingkat fungsi ginjal.

5 Kebiasaan yang Tingkatkan Tekanan Darah Tinggi, Sering Dilakukan?

6 Buah Penurun Darah Tinggi yang Perlu Dikonsumsi

4 Jenis Makanan Pantangan bagi Penderita Darah Tinggi

3. Suplemen makanan

Suplemen nutrisi atau herbal tertentu dikaitkan dengan kerusakan ginjal, bahkan di antara orang sehat. Jika ingin mengonsumsinya, pastikan konsultasikan dengan dokter.

Suplemen umumnya tidak diatur FDA (BPOM AS). Produsen tidak perlu membuktikan keamanan dalam penggunaannya, dan bahan-bahannya pun bervariasi.

Jika fungsi ginjal sudah berkurang atau berisiko terkena penyakit ginjal, sebaiknya jangan mengonsumsi suplemen makanan atau dosis vitamin di atas Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian Anda.

Ini 2 Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Minum Air Perasan Jeruk Nipis Tiap Pagi, Bahaya atau Menyehatkan?

Mandi Pagi atau Mandi Sore, Mana yang Lebih Baik dan Sehat?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar