Ini 10 Menu Camilan Sehat untuk Diet, Enak Semua dan Bikin Berat Badan Tak Naik!

  Senin, 25 Januari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Kacang-kacangan menjadi salah satu menu camilan untuk diet sehat yang enak. (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Seseorang yang sedang diet masih bisa ngemil atau mengonsumsi camilan asal dilakukan di jam-jam tertentu dan dengan menu yang tepat. Lantas, apa saja menu yang tepat untuk ngemil saat diet agar berat badan tidak naik?

Mengutip dari Ayobandung.com, dokter spesialis gizi dari RSPI Pondok Indah, dr. Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK menyarankan agar Anda memilih menu camilan yang mengandung protein dan serat. Serat dapat melepas gula perlahan sehingga mengurangi rasa kantuk usai makan.

Ini 2 Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Minum Air Perasan Jeruk Nipis Tiap Pagi, Bahaya atau Menyehatkan?

Mandi Pagi atau Mandi Sore, Mana yang Lebih Baik dan Sehat?

Makanan selingan mengandung protein dan serat juga bisa mengenyangkan sekaligus memberikan energi sehingga saat masuk jam makan, Anda tak akan makan berlebihan.

Selain itu, jangan lupakan karbohidrat kompleks, vitamin, dan mineral. Karbohidrat merupakan nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi.

Karbohidrat kompleks yang bisa menjadi pilihan antara lain oat, beras merah, malt, dan gandum.

Selain itu, Anda boleh ngemil asal tidak melebihi 10 persen dari kebutuhan harian, yakni 1.800-2.100 kalori atau hanya sekitar 180-210 kalori.

Daftar Sayuran yang Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Ini Dia Pemicu Rematik Asam Urat

10 Makanan dengan Protein Tinggi untuk Camilan Diet

Melansir alodokter, berikut ini 10 menu makanan yang kaya protein yang bisa Anda konsumsi untuk camilan sehat:

1. Telur

Telur merupakan salah satu makanan sumber protein tinggi, dengan protein murni di bagian putih telurnya. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein dan 75 kalori. Selain itu, telur juga kaya akan kandungan vitamin, mineral, dan lemak tak jenuh.

2. Daging

Daging ayam dan sapi juga kaya akan protein. Dada ayam tanpa kulit merupakan makanan berprotein tinggi dengan kandungan 280 kalori dan 50 gram protein.

Sementara itu, setiap 85 gram daging sapi tanpa lemak mengandung 25 gram protein dan 185 kalori. Selain protein, daging sapi dan ayam juga kaya akan zat besi dan vitamin B12.

8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

Meski Tak Punya Gejala Corona Covid-19, Segera Tes Jika Alami 3 Hal Ini

Kasus Covid-19 Surabaya Didominasi Klaster Keluarga, Cegah dengan Cara Ini!

3. Makanan laut

Makanan laut atau seafood seperti ikan laut, udang, cumi, dan kerang juga termasuk dalam kategori makanan berprotein tinggi. Pasalnya, dalam seporsi ikan laut seperti salmon dan tongkol, terkandung 19 gram protein.

Selain itu, jenis ikan laut lainnya seperti ikan tuna mengandung 27 gram protein dalam setiap porsinya, sedangkan seporsi udang mengandung sekitar 20 gram protein. Makanan laut juga bermanfaat bagi kesehatan jantung karena banyak mengandung omega-3 dan mineral, seperti kalium. Beragam nutrisi tersebut juga bisa ditemukan pada ikan air tawar, misalnya ikan bandeng.

4. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt, tak hanya mengandung protein tinggi, namun juga kaya akan kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Satu gelas susu mengandung 8 gram protein, sedangkan di dalam 100 gram keju terdapat sekitar 20 gram protein. Sementara itu, 100 gram yoghurt mengandung sekitar 10 gram protein.

Namun, saat hendak mengonsumsi susu dan produk olahannya, Anda sebaiknya memilih susu skim atau susu rendah lemak. Jenis susu atau produk olahan susu tersebut umumnya rendah kolesterol dan lebih banyak mengandung kalsium yang baik untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, serta mencegah osteoporosis.

Ingin Janin Pintar? Ibu Hamil Harus Rutin Rutin Lakukan 5 Hal Ini

Jangan Lakukan! 5 Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi Ini Keliru

5. Jeroan

Jeroan seperti hati sapi mengandung 27 gram protein di tiap 100 gramnya. Kendati tergolong berprotein tinggi, Anda dianjurkan untuk lebih berhati-hati saat mengonsumsi jeroan.

Pasalnya, jeroan juga mengandung kolesterol tinggi yang dapat meningkatkan risiko gangguan pada pembuluh darah dan jantung. Jeroan juga tidak baik dikonsumsi secara berlebihan karena bisa meningkatkan risiko asam urat.

Sarapan Telur Cepat Turunkan Berat Badan, Cocok untuk Menu Diet!

Ini Jam Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam agar Diet Berhasil!

Bukan hanya dari hewan, protein juga bisa diperoleh dari tumbuhan. Protein ini disebut protein nabati. Makanan yang merupakan sumber protein nabati antara lain:
  1. Brokoli
  2. Gandum
  3. Biji-bijian, seperti biji chia dan jelai (barley)
  4. Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang almond, kacang tanah, buncis, dan kacang kedelai
  5. Tahu dan tempe

Tidak hanya sebagai sumber protein tinggi, brokoli juga mengandung serat, kalium, vitamin C, dan vitamin K, serta banyak mengandung antioksidan yang dapat mengurangi risiko terjadinya kanker. Begitu juga dengan kacang-kacangan yang banyak mengandung protein, serat, dan magnesium.

Walau termasuk makanan berprotein tinggi yang sehat untuk dimakan, sayangnya kandungan protein di dalam makanan nabati umumnya lebih sedikit dibandingkan kandungan protein pada makanan yang bersumber dari hewan.

Jam untuk Makan dan Ngemil saat Diet

Berikut pengaturan waktu makan terbaik yang membantu Anda diet sehat, dilansir The Times of India.

Ingin Diet? 7 Minuman Enak, Segar, dan Alami Ini Ampuh Usir Lemak Perut

Agar Diet Sukses, 4 Hal Ini Jangan Dimakan usai Pukul 4 Sore

Menu Diet Sehat, Rutin Sarapan 2 Telur Bisa Turunkan Berat Badan

1. Sarapan

Untuk membantu menurunkan berat badan, konsumsilah sarapan tinggi protein antara pukul 06.00-10.00 pagi agar mengurangi risiko penumpukan lemak dan membuat Anda tidak mudah merasa lapar.

Ahli gizi, Niti Desai, juga merekomendasikan Anda sarapan pagi-pagi sekali. Menurut National Weight Control Registry, sekira 80% orang yang makan pada jam-jam tersebut mampu menurunkan berat badan 16 kg lebih banyak dibanding yang lain.

2. Camilan pagi

Camilan pertengahan pagi tidak mutlak diperlukan, tetapi hanya jika Anda merasa lapar. Tubuh kita membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk mencerna dan menyerap makanan. Disarakan menikmati camilan pagi 2-4 jam setelah sarapan.

Aturan waktu tersebut membuat Anda kenyang dalam jangka lebih lama dan menjaga energi hingga sore hari.

7 Dampak Negatif Makan Siang Sambil Bekerja

Bagus untuk Diet, 5 Menu Sarapan Ini Cepat Turunkan Berat Badan!

3. Makan Siang

Anda harus mencoba makan siang sebelum pukul 15.00. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, para peneliti memeriksa 300 orang yang menjalani program menurunkan berat badan dan ditemukan bahwa orang yang makan siang sebelumnya mampu mengurangi lebih banyak berat badannya.

4. Camilan siang

Sama seperti camilan pada pagi, Anda harus makan camilan sore 2-4 jam setelah makan siang. Ngemil di antara waktu itu mencegah Anda makan berlebihan.

Makan dalam porsi kecil menjadi pilihan yang baik dan jangan ngemil dengan jeda waktu yang lama antara makan sebelumnya karena akan membuat Anda makan berlebihan.

Cobalah untuk mengonsumsi kacang, buah, smoothie untuk camilan. Meningkatkan asupkan buah dan sayur juga mempercepat proses penurunan berat badan.

8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

Meski Tak Punya Gejala Corona Covid-19, Segera Tes Jika Alami 3 Hal Ini

Kasus Covid-19 Surabaya Didominasi Klaster Keluarga, Cegah dengan Cara Ini!

5. Makan malam

Disarankan untuk makan malam sebelum pukul 19.00. Sesuai penelitian yang dilakukan oleh Brigham Young University, peneliti meminta 29 pria untuk tidak makan apapun setelah pukul 19.00 selama beberapa minggu dan mereka kemudian diminta makan apapun yang mereka inginkan selama 2 minggu lagi.

Ditemukan bahwa orang-orang yang makan pada pukul 07.00 malam memiliki 244 kalori lebih sedikit, yang pada akhirnya membantu mengurangi berat badan.

Ini 2 Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Minum Air Perasan Jeruk Nipis Tiap Pagi, Bahaya atau Menyehatkan?

Mandi Pagi atau Mandi Sore, Mana yang Lebih Baik dan Sehat?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar