2 Pekan, Total Denda Pelanggar PPKM di Jatim Rp502 Juta Lebih

  Senin, 25 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] 2 Pekan, Total Denda Pelanggar PPKM di Jatim Rp502 Juta Lebih. (Ayobandung.com)

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM -- Jutaan orang terjaring razia selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur selama 2 pekan. Para personel gabungan yang termasuk dalam Satuan Tugas (Satgas) PPKM pun menindak para pelanggar yang terbukti tak mematuhi jam malam dan protokol kesehatan (prokes).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya menerapkan penindakan sesuai tingkat pelanggaran masing-masing pelanggar. Mulai dari denda administrasi, teguran tertulis, hingga penyitaan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

Meski Tak Punya Gejala Corona Covid-19, Segera Tes Jika Alami 3 Hal Ini

Kasus Covid-19 Surabaya Didominasi Klaster Keluarga, Cegah dengan Cara Ini!

Adapun denda administrasi yang terkumpul dari masyarakat pelanggar PPKM terbilang fantastis, hampir setengah miliar rupiah.

"Dari total pelanggaran, nilai denda tercatat Rp502 juta lebih, juga ada KTP dan paspor yang disita, 50.502 buah," kata Gatot kepada awak media di ruang Bidhumas Polda Jatim, Senin (25/1/2021).

Meski PPKM tahap pertama rampung, masyarakat diwajibkan tetap menerapkan prokes. Tujuannya, kata Gatot, untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Jatim. Mengingat angka kasus positif Covid-19 di Jatim kian meroket.

Usai Vaksinasi Covid-19, Pakar: Wajib Pakai Masker 4 Tahunan

Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

4 Manfaat Lari Sore bagi Kesehatan Tubuh

"Tetap mematuhi prokes, ini semata-mata untuk menjaga diri, keluarga, dan orang sekitar Anda," kata dia.

Perihal perpanjangan PPKM tahap ke-2, pihaknya masih menanti hasil analisis dan evaluasi rutin yang akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jatim.

"Nanti, akan dilakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Jatim," kata Gatot. "Untuk hasilnya, akan kami informasikan lebih lanjut."

PPKM berlangsung di sejumlah daerah di Jatim dan Bali sejak 11 hingga 25 Januari 2021. Selama PPKM, masyarakat diwajibkan menerapkan prokes dan mematuhi jam malam yang telah ditetapkan pemerintahan guna meminimalisasi angka penyebaran kasus positif Covid-19 di Jatim.

Ini 2 Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Minum Air Perasan Jeruk Nipis Tiap Pagi, Bahaya atau Menyehatkan?

Mandi Pagi atau Mandi Sore, Mana yang Lebih Baik dan Sehat?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar