Hore! PKL di Malang Bisa Berjualan sampai Malam saat PPKM

  Senin, 25 Januari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Pedagang melayani pembeli usai diresmikannya kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Dakota, Kota Bandung, Selasa (6/10/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

MALANG, AYOSURABAYA.COM – Saat PPKM, Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Malang bisa berjualan hingga malam, namun ada beberapa hal yang tidak boleh dilanggar.

Hal ini berlaku setelah Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, mengizinkan PKL beroperasi saat malam dan tidak ada batasan waktu berjualan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung.

Ini 2 Waktu Terbaik untuk Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Minum Air Perasan Jeruk Nipis Tiap Pagi, Bahaya atau Menyehatkan?

Mandi Pagi atau Mandi Sore, Mana yang Lebih Baik dan Sehat?

Namun, Pemkot Malang memberlakukan persyaratan tertentu untuk PKL yang hendak berjualan saat malam. Mereka tidak boleh menyiapkan tempat duduk untuk pembeli yang hendak makan di lokasi.

"Kalau sediakan tempat duduk, tak gusur pisan (kami gusur sekalian)," kata Wali Kota Malang Sutiaji, di Balai Kota Malang, Senin (25/1/2021), dikutip Republika.co.id.

Pemkot Malang sepakat memperpanjang PPKM Jillid II dari 26 Januari sampai 8 Februari 2021. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Meski banyak penolakan, Pemkot Malang lebih memilih mengikuti kebijakan tersebut.

5 Cara agar Kualitas Motor Matic Tetap Terjaga

Hari Ini, Suzuki Resmi Luncurkan New Carry

Yamaha R15 Hadir dengan Tiga Warna, Harga Sekitar Rp37 Jutaan

Menurut Sutiaji, komponen aturan PPKM Jilid II tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Hanya saja Pemkot Malang tidak mengeluarkan Surat Edaran (SE) seperti PPKM Jilid I. Pada PPKM Jilid I, Pemkot Malang bersama Kota Batu dan Kabupaten Malang lebih memilih membatasi jam malam sampai pukul 20.00 WIB sedangkan aturan nasional 19.00 WIB.

Untuk aturan pekerja kantor, Pemkot Malang masih memberlakukan 25 persen orang bekerja di kantor sedangkan lainnya di rumah.

Pembatasan kegiatan restoran (makan/minum) untuk layanan di tempat sebanyak 25 persen sedangkan pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai jam operasional. Untuk pembelajaran di dunia pendidikan tetap akan dilaksanakan secara daring.

8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

Meski Tak Punya Gejala Corona Covid-19, Segera Tes Jika Alami 3 Hal Ini

Kasus Covid-19 Surabaya Didominasi Klaster Keluarga, Cegah dengan Cara Ini!

Sektor esensial yang berkaitan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen. Sementara itu, pekerjaan konstruksi dapat beroperasional 100 persen.

Lalu untuk kegiatan peribadatan hanya diizinkan 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang mencapai 4.981 orang, Minggu (24/1/2021). Dari jumlah tersebut, 452 orang meninggal, 4.144 orang dinyatakan sembuh. Sementara itu, untuk 386 orang lainnya masih dalam perawatan dan isolasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar