Pakar ITS Akan Dilibatkan Tangani Amblesnya Ruas Tol Perak-Waru

  Rabu, 27 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Kondisi terkini KM-06 jalur A yang ambles secara tiba-tiba, Rabu (27/1/2021). (AyoSurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

WARU, AYOSURABAYA.COM -- Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sum Rahardi mengatakan pihaknya bersama Jasamarga berkoordinasi dengan para pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam menindaklanjuti amblesnya jalan di KM 06+200 jalur A (arah Gempol).

"Ini sudah kami koordinasikan dengan pihak Jasamarga. Pihak Jasamarga juga melibatkan tenaga ahli ITS untuk melakukan riset terhadap ke kondisi jalan, baik struktur maupun kondisi tanah, apa saja penyebabnya lalu bagaimana cara mengatasinya," kata Dwi kepada AyoSurabaya.com, Rabu (27/1/2021).

Dwi menjelaskan, perbaikan jalan ambles itu bisa memakan waktu cukup lama. Dia menyebut, perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar 30 hari.

"Diperkirakan, semalam bisa diperbaiki. Namun, kenyataannya meluas menjadi satu minggu dan bisa lebih panjang lagi. Mungkin saat ini, bisa memperkirakan waktu hampir satu bulan bahkan bisa lebih," lanjut polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Sembari menanti perbaikan jalan ambles tersebut, pihaknya tengah berupaya melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) terhadap sejumlah pengguna jalan tol. Mulai dari melakukan kontra flow, penggunaan satu lajur di sisi jalur cepat, hingga mengalihkan arus ke jalur-jalur alternatif.

"Upaya-upaya kita saat ini kita hanya menggunakan satu lajur yaitu lajur cepat supaya tidak mengakibatkan antrean yang panjang, terutama dari arah Dupak atau arah Perak menuju arah Waru," kata dia.

Dia pun mengimbau agar para pengguna jalan untuk lebih bersabar dan berhati-hati. Apabila memang membutuhkan waktu yang cepat untuk berkendara, dia merekomendasikan pengguna roda empat menggunakan jalur arteri yang ada.

"Bisa menuju wilayah barat atau wilayah selatan, lewatnya nanti di Bundaran Satelit. Untuk rekayasa lalu lintas kita hanya menutup lajur 1 dan 2, jadi hanya menggunakan lajur 3," tuturnya.

"Kami masih menunggu rekomendasi dari tenaga ahli yang berkompeten dari pihak ITS apabila struktur jalan ini bisa dilalui untuk dilakukan kontra flow, kami lakukan. Namun, dengan berbagai catatan terutama dari arah Waru menuju Tanjung Perak. Kami berharap semoga cepat bisa teratasi sehingga pengguna jalan bisa menggunakan fasilitas dengan baik," tuturnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar