10 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan dalam Proses SPMB PKN STAN 2021

  Kamis, 28 Januari 2021   Andres Fatubun
Mahasiswa PKN STAN sedang mengikuti upacara sebagai bentuk pengamalan nilai Pancasila dalam rangka mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

TANGERANG, AYOSURABAYA.COM -- Tahapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Keuangan Negara STAN tahun 2021 akan segera dibuka. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, dengan pertimbangan untuk meminimalkan dampak pandemi Covid-19, seleksi tahun ini akan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Oleh karena itu, para peserta yang berminat untuk mengikuti SPMB PKN STAN tahun 2021 diminta agar dapat mengikuti UTBK tahun 2021.

Nilai UTBK yang akan dipakai adalah dari materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) untuk semua kelompok ujian yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), ataupun Campuran (Saintek dan Soshum).

Selain itu masih banyak pertanyaan yang diajukan olah para pelajar yang berminat masuk STAN. Berikut adalah pertanyaan yang aling sering diajukan serta jawabnnya dalam proses SPMB PKN STAN 2021. 

1. Mengapa menggunakan TPS?
TPS digunakan karena materi ujian tersebut ada pada seluruh kelompok ujian, baik soshum, saintek, maupun campuran. 

2. Jika sudah diterima di suatu PTN melalui jalur SNMPTN tahun 2021, apakah masih diperbolehkan untuk mengikuti SPMB PKN STAN 2021?
Bagi peserta yang sudah mendaftar dan diterima melalui jalur SNMPTN tahun 2021, sesuai dengan ketentuan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak bisa mengikuti UTBK tahun 2021, sehingga tidak dapat mengikuti SPMB PKN STAN 2021. 

3. Bagaimana dengan peserta SNMPTN sebelum tahun 2021 yang sudah lulus dan melakukan perkuliahan, apakah bisa mengikuti SPMB PKN STAN 2021?
Terkait hal tersebut, peserta dipersilakan untuk menanyakan kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) selaku penyelenggara UTBK tahun 2021. 

AYO BACA : UTBK Menjadi Syarat Seleksi Administratif SPMB PKN STAN Tahun 2021

4. Apakah peserta bisa menggunakan nilai UTBK 2019 atua 2020?
Peserta harus menggunakan UTBK 2021. 

5. Apakah nilai UTBK tahun 2021 diperlukan oleh pendaftar untuk program Afirmasi?
Ya, pendaftar program Afirmasi wajib memiliki nilai UTBK tahun 2021 sebagai syarat administratif pada saat mendaftar.

6. Bagaimana dengan syarat Program Afirmasi lainnya?
Syarat afirmasi akan diumumkan secara bersamaan dengan pengumuman resmi SPMB PKN STAN

7. Apakah lulusannya akan ditempatkan di Kementerian Keuangan?
PKN STAN merupakan perguruan tinggi pencetak aparatur pengelola keuangan negara di Indonesia sehingga kebijakan penggunaan lulusan PKN STAN juga akan tetap memperhatikan kebutuhan aparatur pengelola keuangan negara pada tiap-tiap instansi pemerintah. 

8. Bagaimana prosedur pendaftaran serta proses seleksinya?
Prosedur pendaftaran serta proses seleksi akan diumumkan secara bersamaan dengan pengumuman resmi SPMB PKN STAN. Untuk setiap tahapan seleksi akan diumumkan peserta yang dinyatakan lulus sekaligus jadwal dan lokasi penyelenggaran seleksi berikutnya. 

9. Apakah seleksinya dapat dilakukan pada provinsi terdekat wilayah?
Lokasi seleksi akan diumumkan secara bersamaan dengan pengumuman resmi SPMB PKN STAN.

10. Apakah tahun 2021 ini ada SPMB PKN STAN Tugas Belajra (Diploma III dan IV Alih Program) dan apakah memerlukan UTBK tahun 2021 untuk mendaftar?
Terkait penerimaan SPMB PKN STAN Tugas Belajar, peserta akan menunggu informasi resmi dari PKN STAN dan UTBK tahun 2021 tidak digunakan sebagai syarat administratif SPMB PKN STAN Tugas Belajar. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar