Ribuan Nakes Jalani Vaksinasi Tahap Pertama di Graha YKP Surabaya

  Minggu, 31 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Pemkot Surabaya melaksanakan vaksinasi Sinovac kepada para nakes.

RUNGKUT, AYOSURABAYA.COM -- Proses vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan (nakes) tengah dikebut. Pada Minggu (31/1/2021) pagi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melaksanakan vaksinasi Sinovac kepada para nakes beserta pekerja di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes). 

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Dr Febria Rachmanita menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi serentak yang digelar di Graha Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya itu diikuti para nakes dari 111 Fasyankes.

Bahkan, vaksinasi serentak tersebut memperoleh dihadiri langsung oleh  Plt Dirjen P2P Rein Rondonuwu, Plt Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, dan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono. 

Febria menyebutkan, vaksinasi di Graha YKP itu dihadiri 4.557 nakes. Namun, pada ratusan Fasyankes, atau tepatnya 111 Fasyankes yang dijadikan lokasi pelaksanaan vaksin diikuti sebanyak 3.100 pekerja dan nakes di Fasyankes tersebut.

Proses vaksinasi pun dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, setiap tenaga vaksinator maupun penerima vaksin wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. 

Sedangkan, pada sisi luar gedung, antrean calon penerima vaksin diatur petugas gabungan dari Linmas dan Satpol PP Pemkot Surabaya. 

Febria menegaskan, program vaksinasi serentak tersebut merupakan pelaksanaan program Pemerintah Pusat untuk mempercepat proses vaksinasi. Pasalnya, Pemkot Surabaya juga menargetkan vaksinasi pertama tuntas pada hari ini kepada seluruh nakes yang ada.

“Ada 7.500 yang mendapat vaksin secara serentak," tandasnya. 

"Khusus di sini ada sekitar 350 tenaga yang terdiri dari tim pendata, tim skrining, dan vaksinator,” kata Febria menambahkan, Minggu (31/1/2021)
 
Usai pelaksanaan program vaksinasi itu tuntas, Febria menuturkan Pemkot Surabaya akan langsung melakukan penyuntikan tahap ke-2. Dalam tahap ke-2 itu, pihaknya menargetkan tuntas dalam waktu dua pekan. 

Kendati dituntaskan hari ini, lanjut Febria, bagi peserta yang harus ditunda lantaran kondisi kesehatan yang tak mendukung, bisa kembali melakukan vaksin pada waktu lain bila kondisi sudah membaik. 

Sebelumnya, vaksinasi tahap pertama dan ke-2 telah dilakukan oleh Pemprov Jatim serta Pemkot Surabaya. Dalam kedua tahap vaksinasi itu, diikuti para pejabat utama, influencer, hingga tokoh masyarakat. 
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar