Pemerintah Akan Percepat Vaksinasi untuk Nakes

  Minggu, 31 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Hubowono, saat mengecek pemberikan vaksinasi kepada nakes di Graha Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya pada Minggu (31/1/2021).

RUNGKUT, AYOSURABAYA.COM -- Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Hubowono, mengunjungi Graha Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya pada Minggu (31/1/2021). 

Dante mengkroscek langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 yang pertama kali diberikan pada ribuan nakes di kota pahlawan. 

Ia menjelaskan jumlah vaksin yangd diberikan setara dengan 39,5 persen dari target pemerintah, yakni 1,5 juta nakes. Ia menegaskan, vaksinasi terhadap nakes akan dipercepat. 

"Kegiatan vaksinasi akan dipercepat," katanya.

Ia menambahkan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama ditargetkan rampung pada Minggu (21/2/2021) mendatang. Kata Dante, prioritas vaksinasi adalah nakes, lantaran menjadi garda terdepan penanganan persebaran virus asal Wuhan, China itu. 

"Nakes berperan memberi contoh, kepada kelompok masyarakat yang masih resisten terhadap vaksinasi," sambungnya sembari memantau proses vaksinasi. 

Dante mengungkapkan, seluruh nakes di Indonesia diminta bersedia mengikuti seluruh tahapan vaksinasi. Tak hanya bermanfaat, sambung Dante, juga untuk menambah kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19. Selain itu, juga bisa membuat masyarakat optimis bila vaksin Sinovac aman. 

"Mudah-mudahan, akan tercipta kekebalan kelompok atau biasa disebut herd immunity. Sehingga, mampu memutus mata rantai penyebaran COVID-19," tandasnya 

Ketika disinggung terkait vaksinasi Covid-19 terhadap para nakes di kota pahlawan, Dante menyebut pihak Pemkot Surabaya menargetkan tuntas pada hari ini. Data yang ia peroleh menyebut jumlah sasaran nakes di Surabaua yang menjalani vaksinasi mencapai 31.420 orang. Hingga kini, Dante menyebut pihak Kemenkes memperoleh laporan vaksinasi telah berjalan sekitar 83%.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar