Pembakar Mobil Via Vallen Divonis 6 Tahun Penjara

  Senin, 01 Februari 2021   Andres Fatubun
Via Vallen. (@viavallen)

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM -- Terdakwa kasus pembakaran mobil mewah milik artis dangdut Via Vallen, Pije (40) divonis enam tahun penjara dikurangi masa tahanannya di Lapas Kelas II A Sidoarjo, Jawa Timur.

Pije mejalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Senin (1/2/2021). Agenda sidang kali ini berupa pembacaan putusan yang berlangsung di ruang Kartika, PN Sidoarjo.

Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Dameria F Simanjuntak. Ia memutus Pije bersalah karena perbuatannya yang telah memenuhi hnsur pidana dan membahayakan orang lain akibat perbuatannya melakukan pembakaran mobil milik pedsngdut Via Vallen.

"Terdakwa mengakui perbuatannya yang memenuhi unsur tindak pidana pembakaran mobil Toyota Alphard milik Maulidia Oktavia atau Via Vallen mobil Toyota Alphard W 1 VV mengalami kerugian Rp 1 Miliar 6 Juta," ucap Dameria saat persidangan.

"Unsur pidana yang didakwakan dari keringanan telah dipertimbangkan dari hal yang memberatkan dan meringankan. Selama dilakukan pemeriksaan di persidangan, terdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diberikan hukuman yang setimpal. Terdakwa harus dihukum sesuai pidana penjara," imbuhnya.

Atas hal tersebut Pije divonis dengan hukuman pidana penjara selama enam tahun penjara dikurangi seluruhnya selama masa penahanan dia.

"Menyatakan terdakwa Pije secara sah dengan sengaja menimbulkan kebakaran timbul bahaya bagi barang. Kedua menjatuhkan hak pidana penjara selama 6 tahun penjara dikurangkan seluruhnya selama penahanan," ucap Dameria.

Tuntutan yang diberikan kepada Pije selama 3 tahun naik dua kali lipat menjadi 6 tahun ini lantaran ada hal-hal yang memberatkannya selama menjalani sidang. Pije bersikap tidak sopan dan tak menghargai ketika Majelis Hakim sedang berbicara.

"Yang memberatkan adalah membuat saksi atau korban Maulidia Oktavia atau Via Vallen merugi sebesar Rp 1 Miliar 6 Juta. Terdakwa juga tidak bersikap sopan selama persidangan. Yang meringankan masih usia muda, dan terus terang atas perbuatannya," lanjut Dameria.

Penasihat Hukum Pije, Diah dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Ridwan Hermawan menerima putusan dari Majelis Hakim. Sidang pun kemudian ditutup.

"Demikian putusan ini," pungkas Dameria.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar