Anggota Dewan Minta Operasional RS Khusus Covid-19 Siloam di Cito Mall Surabaya Dihentikan

  Kamis, 04 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi ruangan Rumah Sakit. (sungmin cho dari Pixabay)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Wakil Ketua Komisi A Camelia Habibah meminta kepada manajemen Rumah Sakit (RS) Siloam Surabaya untuk menghentikan rencana operasional RS Khusus Covid-19 yang berada satu area dengan Mall City of Tomorrow (Cito) Surabaya. Hal tersebut disampaikan Habibah usai sidak langsung ke Mall Cito.

Habibah menjelaskan, alasan pihaknya meminta dihentikannya rencana pembangunan proyek RS Khusus Siloam lantaran belum mengantongi izin operasional dan lain sebagainya.

“Rencana operasionalnya dimulai Senin (8/4/2021), tapi belum ada izin operasional untuk rumah sakit, maka kami tegaskan kepada manajemen Siloam menghentikan rencana opening,” ujar Habibah kepada awak media, Kamis (4/2/2021).

Habibah menambahkan, Komisi A secepatnya akan memanggil sejumlah pihak yang terlibat didalamnya, mulai dari pihak pengembang, Dinas Perizinan Kota Surabaya, Dinas Kesehatan, LH, sampai Cipta Karya. Tujuannya, untuk lebih lanjut membahas permasalahan atau pro kontra perihal izin dan operasional RS Khusus Covid-19 di kawasan perbatasan Surabaya Selatan itu.

“Kami juga minta menghentikan aktivitas sementara di area Cito Mall, yang akan difungsikan menjadi Rumah Sakit Covid-19,” lanjutnya.

Politisi Milenial dari partai PKB Kota Surabaya itu menegaskan, pemberhentian operasional dan beragam aktivitas didalamnya hingga hasil hearing keluar pada pekan depan.

“Sampai ada hasil hearing nanti Senin pekan depan, kami minta setop kegiatan di dalam RS Khusus Covid-19 Cito Mall,” terang Habibah dengan nada lugas.

Anggota Komisi A DPRD kota Surabaya Mahmud menuturkan, secara general pihak RS Siloam Surabaya tak mempunyai izin operasional RS khusus Covid-19 tersebut. Bilamana nekat beroperasi, lanjut Mahmud, berarti pihak Siloam melanggar aturan yang ada.

Menurutnya, dalam site plan manajemen induk RS Siloam yakni Lippo Group, site plan untuk hotel. Maka dari itu, ia mempertanyakan mengapa justru berubah menjadi RS khusus Covid-19.

“Jika tetap beroperasi, itu artinya ada izin siluman. Ini yang perlu kita awasi secara ketat,” tutup dia.

Sebelumnya, Perkumpulan Penghuni Pemilik dan Pedagang (P4) Mall City of Tomorrow (Cito) Surabaya menolak pembangunan dan operasional RS Rujukan Covid-19 pada Rabu (3/2/2021) kemarin. Mereka berkumpul dan menyuarakan melalui beragam poster yang berisi tulisan penuh kalimat penolakan, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Di sisi lain, pihak Siloam juga mengaku telah memperoleh rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) perihal pembangunan RS yang rencananya digunakan untuk pasien Covid-19 dan disertai faskes dan fasum yang tidak menjadi satu dengan Mall Cito Surabaya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar