Buntut Kekalahan Southampton, Kasus Rasial Kembali Mencuat

  Kamis, 04 Februari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi kampanye menentang rasisme. (Javier Robles dari Pixabay )

MANCHESTER, AYOSURABAYA.COM -- Kekalahan telak Southampton dari Manchester United berbuntut panjang dengan menyebarnya kasus pelecehan rasial yang dialami gelandang muda Alex Jankewitz di media sosial.

Pemain berusia 19 tahun itu menerima kartu merah saat pertandingan belum genap berusia dua menit di Old Trafford. Publik menilai itulah awal petaka bagi Southampton yang dibombardir dengan sembilan gol tanpa balas. 

Pihak klub kini meminta bantuan polisi untuk mengusutnya.

"Pelecehan dalam bentuk apapun tidak akan ditoleransi di Southamtpton," demikian pernyataan dalam laman resmi Southampton.

AYO BACA : Tok ! Ujian Nasional Resmi Ditiadakan, Ini 3 Pengganti Syarat Kelulusan

"Klub kami bangga dengan perilaku inklusif kami, dan jika ada suporter yang bertopang pada standar menjijikkan dan kuno seperti itu tidak akan kami terima sebagai suporter Southampton, maupun klub mana pun di dunia sepakbola."

"Klub ini akan terus berjuang setiap hari menyingkirkan orang-orang semacam itu dari olahraga dan komunitas kita semua."

Southampton menyatakan telah meneruskan semua bukti pesan-pesan pelecehan rasial terhadap Jankewitz yang mereka temukan kepada Kepolisian Hampshire dengan harapan, pihak-pihak bersalah untuk dilarang sepenuhnya berada dalam komunitas sepakbola.

Di Liga Inggris pelecehan rasial kerap dialami oleh sejumlah pemain tiap kali yang bersangkutan dianggap menjadi biang keladi kesalahan klubnya.

Klub-klub Premier League, hingga kini masih melakukan aksi berlutut jelang kick-off tiap pertandingan sebagai bentuk memerangi diskiriminasi rasial, yang awalnya dipicu ketika merespon kekerasan rasial berujung pembunuhan oleh polisi terhadap warga kulit hitam George Floyd pada Mei 2020.

AYO BACA : Masyarakat Umum Akan Dapat SMS Undangan Jadwal Vaksinasi Covid-19 Mulai April

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar