Seks Bebas saat Valentine, Ini Dampak Buruknya bagi Perempuan

  Sabtu, 06 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Perempuan kerap jadi korban dari seks bebas. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Sejumlah orang beranggapan bahwa hari valentine identik dengan seks bebas. Pada saat itu juga, perempuan kerap menjadi korban seks. Lantas apa saja dampaknya terhadap perempuan?

Menurut pakar, seks pranikah berpotensi menimbulkan masalah psikologis, terutama pada perempuan.

Psikolog dari Universitas Pancasila, Aully Grashinta, mengatakan, perilaku seks pranikah menimbulkan dampak psikologis bila lingkungan sekitarnya masih memegang nilai-nilai yang melarang hal itu. Dengan demikian, pasangan yang melakukan seks di luar nikah akan merasa bersalah.

"Pada dasarnya kan kita hidup itu melakukan penyesuaian antara ego (dorongan dari dalam diri) dan superego (tuntutan sosial). Jika tidak seimbang ya pasti menimbulkan masalah psikologis tertentu. Apakah menjadi pemberontak, atau malah menarik diri dari lingkungan," ujar Aully, seperti diberitakan Republika, Jumat (14/2/2020).

Masalah psikologis itu, lanjut Aully, akan lebih besar dirasakan perempuan. Sebab, perilaku pranikah hanya bisa dibuktikan pada perempuan.

"Nilai keperawanan hanya diberlakukan pada perempuan. Ini yang merugikan bagi perempuan," ujarnya.

Selain itu, kata Aully, risiko kehamilan jelas juga hanya ditanggung perempuan. "Sehingga memang pada posisinya, perempuan menjadi lebih riskan dengan hubungan seksual pranikah ini," ucapnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar