Muntahan Abu Vulkanik Gunung Raung Mencapai 2000 Meter, Arah Menuju Timur dan Tenggara

  Senin, 08 Februari 2021   Andres Fatubun
Erupsi Gunung Raung. (@vulkanologi_mbg)

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung mencatat ketinggian kolom abu vulkanik akibat letusan Gunung Raung mencapai sekitar 2.000 meter dari puncak kawah pada Senin (8/2) pagi. Ketinggian kolom abu dari gunung terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, Jawa Timur tersebut meningkat dibandingkan Minggu .

"Hasil pengamatan kami sejak Minggu (7/2) malam hingga pagi hari ini, Gunung Raung memang menyemburkan abu vulkanik, dan ketinggian kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter dari puncak kawah," ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo saat dihubungi di Banyuwangi, Senin.

Sebelumnya, Ahad (7/2), kolom asap akibat letusan Gunung Raung masih mencapai 1.000 meter di atas puncak kawah. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal.

Pengamatan petugas PPGA Raung tidak hanya mendapati kolom abu vulkanik mencapai 2.000 meter dari puncak kawah pada Senin (8/2). Tampak juga pantulan cahaya api dari puncak gunung berketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu.

Mukijo mengatakan pagi ini angin bertiup lemah ke arah timur, dan asap kawah teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal.

"Arah sebaran abu vulkanik tetap sama seperti kemarin, mengarah ke timur-tenggara. Kami perkirakan sebaran abu vulkanik di Kecamatan Kota Banyuwangi, Giri, Kalipuro, dan lainnya, sama seperti kemarin. Pagi ini pun di pos pengamatan Kecamatan Songgon juga sudah turun abu vulkanik, tapi tipis," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk kegempaan tremor menerus atau mikrotremor, terekam dengan amplitudo 3 hingga 16 MM dan tetap dominan 6 MM. "Masyarakat kami imbau tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat letusan puncak kawah Gunung Raung, karena berbahaya," ucapnya.

Pada Ahad (7/2), abu vulkanik letusan Gunung Raung mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu. Bandara Banyuwangi bahkan ditutup sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik karena berisiko bagi penerbangan.

Gunung Raung mengalami letusan sejak 20 Januari 2021. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Kamis (21/1), menetapkan aktivitas vulkanik Gunung Raung dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) hingga saat ini.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar