Denda Tilang Tidak Pakai Helm dan Tak Bawa SIM Jadi Rp25 Ribu?

  Senin, 08 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Daftar denda resmi pelanggaran lalu lintas (Tilang) belum berubah. Cek Daftar harga resminya di sini. (Ayobandung.com)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Beredar kabar yang menyebutkan biaya tilang terbaru di Indonesia di Facebook maupun WhatsApp. Dari narasi yang disampaikan, denda tilang paling murah Rp10.000 untuk motor yang melanggar lalu lintas dan Rp70.000 bagi yang berkendaraa menggunakan HP.

Dalam kabar tersebut juga disebutkan pengendara yang tidak memakai helm akan didenda tilang Rp25.000. Benarkah kabar tersebut?

Unggahan mengenai biaya tilang terbaru di Indonesia itu salah satunya diunggah pemilik akun Galuh Biru Reborn di Facebook 31 Januari 2021.

Berikut ini narasi yang dituliskannya:

“BIAYA tilang terbaru di indonesia:
KAPOLRI BARU MANTAB
Sebagai berikut :

Tidak ada STNK
Rp. 50, 000

Tdk bawa SIM
Rp. 25,000

Tdk pakai Helm
Rp. 25,000

Penumpang tdk Helm
Rp. 10,000

Tdk pake sabuk
Rp. 20,000

Melanggar lampu lalin

Mobil Rp. 20,000

Motor Rp. 10.000

Tdk pasang isyarat mogok
Rp. 50,000

Pintu terbuka saat jalan
Rp. 20,000

Perlengkapan mobil
Rp. 20,000

Melanggar TNBK
Rp. 50,000

Menggunakan HP/SMS
Rp. 70,000

Tdk miliki spion, klakson

Motor Rp. 50,000

Mobil Rp. 50,000

Melanggar rambu lalin
Rp. 50,000.
Dicopy dari Mabes Polri
Informasi yg hrs dipublikasikan & mungkin bermanfaat !!!

JANGAN MINTA DAMAI. dst…”

Penjelasan

Divisi Humas Polri melalui media sosial Instagram, 29 Agustus 2020, menuliskan, "Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., tidak pernah memberikan instruksi kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia seperti itu. Informasi yang beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp atau media sosial tersebut adalah HOAX & TIDAK BENAR."

Berdasarkan keterangan unggahan Instagram tersebut, bisa jadi "kabar biaya tilang terbaru di Indonesia" tersebut merupakan hoaks lama yang belakangan tersebar kembali.

Daftar Denda Resmi Pelanggaran Lalu Lintas (Tilang)

Berdasarkan situs resmi Polri, berikut ini daftar lengkah denda tilang yang berlaku di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disahkan DPR pada 22 Juni 2009:

1. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

2. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).

3. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 280).

4. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1).

5. Setiap pengendara mobil yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 285 ayat 2).

6. Setiap pengendara mobil yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 278).

7. Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).

8. Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 5).

9. Setiap pengendara yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 288 ayat 1).

10. Setiap pengemudi atau penumpang yang duduk disamping pengemudi mobil tak mengenakan sabuk keselamatan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 289).

11. Setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tak mengenakan helm standar nasional dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 291 ayat 1).

12. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 1)

13. Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 2)

14. Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 294).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar