Pemerintah Larang ASN Bepergian Saat Imlek

  Rabu, 10 Februari 2021   Andres Fatubun
Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpergian selama libur Tahun Baru Imlek 2572. (ist)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpergian selama libur Tahun Baru Imlek 2572. 

Hal tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) No.4 Tahun 2021 yang dikeluarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Tjahjo Kumolo. 

AYO BACA : 7 Cara Menahan Nafsu Makan demi Menurunkan Berat Badan

Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat karena adanya perjalanan orang selama libur Tahun Baru Imlek 2572.

"Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan berpergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode libur Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili yaitu sejak tanggal 11 Februari sampai dengan 14 Februari 2021," demikian bunyi ketentuan dalam Surat Edaran yang diterbitkan 9 Februari 2021.

AYO BACA : Daftar Lokasi dan Jam Pemadaman Listrik di Surabaya Selatan Hari Ini

Namun, jika ASN dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan berpergian ke luar daerah pada periode tersebut maka yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.

Selain itu ASN tersebut diminta untuk memperhatikan beberapa hal, yakni:
a. Peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19
b. Peraturan dan atau kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang
c. Kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian perhubungan dan Satgas Penanganan Covid-19
d. Protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Tjahjo dalam edaran tersebut juga memerintahkan agar PPK pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melakukan penegakan disiplin terhadap pegawai ASN dalam menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti hal-hal yang disebutkan dalam Surat Edaran ini.

"Apabila terdapat ASN yang melanggar hal tersebut maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP No.53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan PP No.49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK," bunyi Surat Edaran tersebut.

PPL pada kementerian, lembaga, dan penmerintah daerah agar melaporkan pelaksanaan SE ini kepada MenPANRB melalui alamat surat elektronik [email protected] lambat 16 Februari 2021.

AYO BACA : PPKM Mikro Kota Surabaya Terbagi dalam 3 Zona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar