Ibu Hamil Jangan Kekurangan Vitamin D, Ini Dampak Buruk pada Bayi

  Rabu, 10 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Ibu Hamil Jangan Kekurangan Vitamin D, Ini Dampak Buruk pada Bayi. (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Sejumlah studi terbaru mengungkapkan bahwa bayi yang lahir dan kekurangan vitamin D memiliki risiko lebih besar mengalami tekanan darah tinggi.

Bayi yang vitamin D-nya di bawah normal saat lahir berisiko 60% lebih besar terkena tekanan darah sistolik tinggi antara usia enam dan 18 tahun, menurut penelitian American Heart Association.

Oleh karena itu, saat hamil, seorang ibu seharusnya mempunyai kadar vitamin D yang tinggi.

Ingin Janin Pintar? Ibu Hamil Harus Rutin Rutin Lakukan 5 Hal Ini

Jangan Lakukan! 5 Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi Ini Keliru

Ibu Hamil Makan Nanas Menyehatkan atau Bikin Keguguran?

Jika tidak mendapatkan cukup vitamin D dari makanan, paparan sinar matahari atau suplemen saat dia hamil, janin tidak akan mampu menyerap kalsium yang dibutuhkan untuk membuat tulang mereka kuat.

Hal ini juga memiliki efek negatif bagi kesehatan jantung bayi di kemudian hari, meningkatkan risiko terkena penyakit jantung pada bayi-bayi ini.

Vitamin D dan fosfor bekerja sama dalam memastikan konsentrasi kalsium dalam darah seseorang cukup tinggi untuk mineral untuk disimpan di tulang.

Melansir Daily Mail, vitamin D dinilai mempunyai manfaat lebih dari kekuatan tulang. Asupan vitamin D yang memadai juga berkaitan dengan rendahnya risiko usus besar, diabetes, kanker prostat dan payudara, multiple sclerosis, suasana hati serta fungsi paru-paru yang lebih baik.

Selain Posisi Seks, Ini Daftar Makanan Penyubur Kandungan Agar Cepat Hamil

5 Penyebab Keguguran Berulang dan Cara Menghindarinya

7 Kondisi Wanita yang Rentan Mengalami Keguguran

Vitamin D juga tampaknya membantu menjaga tekanan darah pada orang dewasa.

Studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan Universitas Johns Hopkins ini menunjukkan, kemungkinan ini memiliki efek yang sama pentingnya dalam perkembangan bayi dan anak-anak.

"Temuan kami meningkatkan kemungkinan bahwa skrining dan pengobatan defisiensi vitamin D dengan suplemen selama kehamilan dan anak usia dini mungkin merupakan pendekatan yang efektif untuk mengurangi tekanan darah tinggi di kemudian hari," kata Dr Guoying Wang, asisten ilmuwan di Johns Hopkins dan penulis utama studi tersebut.

Makanan Sumber Vitamin D

Melansir Alodokter.com, selain memproduksi vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin D lewat makanan. Berikut ini makanan yang mengandung vitamin D, yang dapat ditemukan dengan mudah:

1. Kuning telur

Dalam satu buah kuning telur setidaknya terkandung sekitar 40 IU vitamin D. Jika Anda tertarik untuk mendapatkan vitamin D dari telur, tetap batasi jumlah telur yang Anda konsumsi dalam satu hari.

Pasalnya, satu telur mengandung kira-kira 200 miligram kolesterol. Padahal, mengonsumsi lebih dari 300 miligram kolesterol per hari tidak direkomendasikan demi kesehatan jantung.

2. Jamur

Jamur bisa menjadi pilihan makanan yang mengandung vitamin D bagi Anda yang vegetarian. Sama halnya dengan manusia, jamur memproduksi vitamin D dari paparan sinar UV. Dalam 100 gram jamur jenis portobello misalnya, terkandung setidaknya 400 IU vitamin D.

Sering Kencing, Bisa Jadi Tanda Hamil atau Diabetes

4 Mitos Penyebab Keguguran

Waspadai 5 Tanda Keguguran

3. Salmon

Salmon merupakan salah satu makanan yang mengandung vitamin D, sumber protein, dan kaya akan kandungan Omega-3 yang dibutuhkan oleh tubuh. 100 gram ikan salmon yang sudah dimasak mengandung sekitar 447 IU vitamin D. Ikan lain yang juga memiliki kandungan vitamin D sama tingginya dengan salmon adalah ikan tenggiri dan ikan sarden.

4. Tuna dalam kemasan

Selain ikan segar, ikan tuna dalam kemasan juga dapat menjadi pilihan. Dalam 100 gram tuna kaleng, terkandung 236 IU vitamin D. Namun saat memutuskan untuk mengonsumsi tuna jenis ini, perhatikan jenis tuna agar terhindar dari tuna kalengan yang mengandung merkuri. Disarankan untuk memilih tuna dalam kemasan dengan label “light” atau batasi konsumsi tuna kaleng setidaknya 200 gram dalam seminggu.

Jangan Lakukan, 5 Kebiasaan Ini Bikin Susah Hamil

Ibu Hamil Makan Nanas Menyehatkan atau Bikin Keguguran?

Ibu Hamil dan Anak Bisa Mendapatkan BLT Hingga Rp3 juta, Ini Syarat dan Cara Mendaftarnya

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar