Bayi Alami Bingung Puting? Ibu Harus Langsung Lakukan Ini

  Kamis, 11 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Jika bayi Anda mengalami bingung puting, apakah hal itu benar-benar bisa diatasi? Bagaimana caranya? (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Jika bayi Anda mengalami bingung puting, apakah hal itu benar-benar bisa diatasi? Bagaimana caranya?

Menyusui bisa jadi momen membangun kedekatan antara ibu dan bayi. Bukan hanya dekat secara fisik, menyusui langsung juga dipercaya bisa jadi metode bonding bagi ibu dan bayi.

Namun, bagi ibu pekerja mungkin tidak selalu bisa menyusui bayinya secara langsung. Karena itu, ASI perah pun jadi solusi. Namun, tidak disarankan memberika ASI perah melalui botol dot.

Spesifikasi Samsung Galaxy M12, RAM 6 GB, Baterai 6000 mAh, Harganya Berapa?

Pakai Kode Doraemon, Anak SMP di Mojokerto Terlibat Prostitusi Online

6 Camilan yang Bikin Kenyang untuk Diet, Tak Bikin Berat Badan Naik

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Pondok Indah, Yofita Anata, mengatakan, bayi yang terlalu sering diberikan ASI melalui botol dot berisiko mengalami bingung puting atau kondisi kesulitan bayi untuk mengisap ASI.

"Yang paling kita khawatirkan pemberian ASI perah dengan dot berisiko bingung puting saat ibu kembali ke rumah lalu bayi mau disusui langsung. Ini karena metode bayi mengisap dot dan puting agak berbeda, lebih sulit bagi bayi langsung ke payudara dibandingkan dengan dot yang langsung keluar," kata Yofita dalam Webinar perayaan ulang tahun IDAI, Senin (1/6/2020).

Menurutnya, sejumlah bayi akan merasa lebih nyaman menyusui dengan dot dan menjadi malas mendapatkan ASI langsung dari ibunya. Bayi kemudian kembali mengalami kondisi bingung puting yang umumnya hanya dialami anak baru lahir.

Jika seperti itu, Yofita menyarakan agar ibu harus sesering mungkin melakukan kontak fisik dengan anaknya.

Diet Cepat dan Sehat dengan Rutin Makan Kurma

Cara Diet Cepat dan Sehat, 5 Buah Ini Bikin Kenyang Lebih Lama

"Lakukan bonding, tapi bukan bonding untuk menyusui. Jadi banyakin gendong, skin to skin dengan ibunya. Tapi tidak harus dalam posisi menyusui. Biar dia merasakan lagi, kenalan lagi sama ibunya," tuturnya.

Cara itu juga bisa dilakukan jika anak justru lebih mudah tenang dengan pengasuh daripada ibunya sendiri. Terpenting, menurut Yofita, jangan memaksakan bayi ketika sedang mengupayakan bonding dengannya.

Selain itu, selain dot, ASI perah masih bisa diberikan kepada bayi melalui sendok atau pun pipet.

Kuaci Bikin Kenyang dan Kurus, Bagus untuk Diet!

Hati-hati, 6 Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

Minum Susu saat Sarapan Ternyata Buruk untuk Pencernaan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar