ASI Tidak Keluar? Ini Posisi Menyusui yang Benar agar Bayi Dapat Banyak ASI

  Kamis, 11 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Ada sejumlah cara agar air susu ibu (ASI) bisa keluar optimal bagi bayi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- ASI sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Jika ASI tidak keluar atau keluarnya tidak optimal, barangkali salah satu penyebabnya adalah posisi menyusui yang salah. Lantas, bagaimana posisi menyusui yang benar?

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Pondok Indah, Yofita Anata, mengatakan, paling penting memang posisi menyusui harus nyaman bagi ibu dan bayi. Jangan sampai posisi yang keliru justru membuat bayi kesakitan atau kurang optimal mendapat ASI.

"Paling penting itu posisi dan pelekatan. Kalau posisi, jelas ibu dan bayi harus nyaman, kepala dan badan bayi lurus menghadap badan ibu. Telinga, bahu, panggul, berada dalam satu garis lurus," kata Yofita, seperti diberitakan Suara.com.

Kriteria Pasien Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

3 Manfaat Minum Air Dingin Setelah Olahraga, Bisa Bantu Diet?

Mandi Air Hangat Bisa Atasi Depresi, Kok Bisa?

Sementara itu, pelekatan, lanjutnya, dagu bayi sebaiknya menyentuh payudara, kemudian mulutnya terbuka lebar, dan sebagian besar areola atau bagian hitam payudara, masuk ke mulut bayi.

"Bayi sebaiknya menangkupkan seluruh bagian dari puting dan areola masuk ke mulut. Karena kelenjar yang menghasilkan ASI bukan di puting. Puting hanya saluran keluar. Tapi justru kelenjar payudara yang menghasilkan ASI ada di areola. Jadi kelenjar ini harus diisap oleh bayi. Kalau hanya puting saja, nanti nggak bisa dapat ASI secara optimal," kata dia.

Mengenai berapa kali bayi harusnya menyusui, menurut Yofita, sebenarnya tak ada anjuran khusus. Hanya saja, rata-rata bayi baru lahir akan menyusu 12 kali dalam sehari atau setiap dua jam sekali.

Minum Air Dingin atau Hangat, Lebih Sehat Mana?

3 Cara Mengolah Sambiloto, Obat Alami Tingkatkan Imun Tubuh saat Pandemi Covid-19

3 Manfaat Sambiloto, Termasuk Meningkatkan Imun Tubuh

Lama waktu menyusui juga jangan terlalu sebentar atau terlalu lama. Yofita menyarankan sebaiknya menyusui bayi dilakukan selama 15 sampai 30 menit.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar