Mobil Tertabrak Kereta Api Dhoho: Suami dan 2 Anak Selamat, Istri Tewas

  Jumat, 12 Februari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi rel kereta api. (S. Hermann & F. Richter dari Pixabay )

BLITAR, AYOSURABAYA.COM -- Mobil minibus berisi rombongan keluarga alami kecelakan di perlintasan kereta api Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pukul 10.00 WIB, Jumat (12/2/2021). Mobil nahas itu ditabrak Kereta Api Dhoho relasi Blitar-Surabaya.

Akibat kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedang tiga orang lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit. Sementara mobil bernopol AG 1535 DV yang dikemudikan Budiono (31) ringsek.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan dari hasil olah TKP, mobil sedang melintas dari arah Utara ke Selatan. Saat tiba di perlintasan, terdengar sirine kereta api dari Selatan ke Barat.

"Sebenarnya relawan yang menyetop tapi pintu palangnya tidak ditutup sehingga mobil tetap jalan kemudian terjadi kecelakaan," ujar Yudhi, Jumat (12/2/2021).

Mobil Carry AG 1535 DV tersebut dikemudikan oleh Budiono (31). Saat itu ia turut membawa istrinya Alip Ica Silvia (27) serta dua anaknya Amelsa (11) dan Amanda (4). Keluarga itu tercatat sebagai warga Dusun/Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, ketika melintas di tengah rel, mobil berhenti mendadak. Pada saat bersamaan melintas Kereta Api Raphi Dhoho dari arah Timur ke Barat. Budiono yang ada di kursi kemudi melompat keluar sementara Silvia masih duduk memangku balitanya.

Budiono lalu berusaha menyelamatkan keluarganya. Satu demi satu anak-anaknya diraih. Termasuk Amanda yang saat itu dipangku istrinya.

Namun sayang, ketika dua anaknya sudah berada di luar mobil, Budiono tak bisa menyelamatkan istrinya yang terjebak di kursi kiri pengemudi. Silvia lalu meninggal dunia saat itu juga.

Pascakecelakaan, kabin mobil mengalami kerusakan parah. Usai dievakuasi, tubuh Silvia lantas dilarikan ke rumah sakit.

"Jenazah saat ini kita evakuasi. Untuk proses lebih lanjut kita lakukan penyidikan," ujar Yudhi.

AKBP Yudhi menambahkan, tiga anggota keluarga yang lain termasuk Budi yang selamat kini berada di rumah sakit. Polisi saat ini masih melakukan olah TKP.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian turut diperiksa. Petugas juga berupaya mengevakuasi bangkai mobil yang rusak dengan mobil derek.

"Kami tadi sudah berkoordinasi dengan jasa raharja untuk mempercepat proses santunan kepada korban," pungkas Yudhi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar