Makan Daging Ayam 2 Kali Seminggu Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung?

  Jumat, 12 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Makan daging ayam 2 kali seminggu diklaim dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 4%. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Makan daging ayam 2 kali seminggu diklaim dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 4%.

Risiko makan ayam lebih dari satu kali seminggu ini sama halnya dengan mengonsumsi daging merah olahan. Sebuah studi mengklaim orang yang makan daging olahan terlalu sering dalam seminggu berisiko mati muda.

Para ilmuwan dari Universitas Northwestern dan Cornell telah menganalisis sebanyak 30.000 orang dewasa untuk membuktikan risiko makan daging merah maupun unggas olahan.

Manfaat Teh untuk Diet, Otak, Diabetes, dan Jantung

Seks Pagi Hari Bikin Bercinta di Ranjang Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ini Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Ternyata Bukan Pagi Hari

Hasilnya, mereka menemukan orang yang mengonsumsi daging olahan berisiko lebih besar mengalami gangguan jantung selama 2 dekade. Daging olahan ini termasuk daging merah, babi, dan unggas seperti ayam.

Orang yang mengonsumsi daging merah diketahui 3% lebih berisiko mati muda. Berbeda halnya dengan orang yang mengonsumsi daging ikan. Daging ikan justru tidak meningkatkan risiko sakit jantung maupun mati muda.

Hal ini menunjukkan bahwa daging ikan seperti salmon dan tuna sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.

10 Makanan Ini Bikin Kenyang Lebih Lama, Bagus untuk Diet Sehat Alami

Cara Cepat Mengencangkan Lengan Gemuk Bergelambir dalam 10 Menit

10 Ciri Jantung Anda Tak Sehat, Sering Lelah hingga Detak Tak Beraturan

Peneliti Norrina Allen, associate professor of preventive medicine di Northwestern University Feinberg School of Medicine, mengatakan, ada baiknya seseorang berusaha mengurangi daging merah dan daging olahan seperti pepperoni, bologna, dan deli.

"Konsumsi daging merah secara konsisten juga berkaitan dengan masalah kesehatan seperti kanker," kata Norrina Allen dikutip dari The Sun.

Studi yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine, penyakit jantung adalah pembunuh terbesar kedua di Inggris. Peneliti Victor Zhong, asisten profesor ilmu gizi di Cornell University, mengatakan, terlalu banyak makan daging tidak baik untuk jantung.

"Asupan makanan protein hewani yang bervariasi mungkin menjadi strategi penting untuk membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini pada tingkat populasi," kata Victor Zhong.

Para ahli mengatakan, orang dewasa harus makan lebih banyak makanan laut dan kacang-kacangan. Temuan terbaru pun menyimpulkan mengurangi asupan daging olahan dan daging memberikan sedikit dampak pada kesehatan.

Gunter Kuhnle, profesor ilmu nutrisi dan makanan Universita Reading juga menjelaskan risiko kesehatan lainnya jika seseorang mengonsumsi daging merah.

"Perlu diingat konsumsi daging merah dan olahan terlalu sering tidak hanya menyebabkan penyakit jantung, tetapi juga kanker," kata dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar