Virus dan Penyakit Ini Mengintai Orang yang Gonta-ganti Pasangan Seks

  Sabtu, 13 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Virus dan Penyakit Ini Mengintai Orang yang Gonta-ganti Pasangan Seks. (Freepik)

Virus ini bisa menjalar ke semua kalangan. Penyakit ini bisa mengenai semua orang tanpa memandang latar belakangnya.

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM — Praktisi klinis, dr Ari Fahrial Syam SpPD, mengingatkan risiko gonta-ganti pasangan intim. Dia mengatakan, berbagai penyakit seksual menular, terutama infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) mengintai orang yang melakukan seks bebas.

Berdasarkan pengalaman klinisnya sebagai dokter spesialis penyakit dalam, Ari mendapati pasien dengan HIV terjadi pada semua kalangan. Penyakit ini bisa mengenai semua orang tanpa memandang latar belakangnya.

7 Manfaat Rambut Kemaluan yang Jarang Disadari

Tawarkan Pelukan Gratis, 2 Lelaki Arab Ditangkap

Sedih, Suami Istri Ini Meninggal saat Berpelukan

Ironisnya, menurut Ari, ibu rumah tangga yang setia pada pasangan pun banyak yang terserang HIV. Salah satu jalur penularannya dari suaminya yang suka “jajan” di luar.

Selain itu, perempuan yang melakukan seks pranikah bisa terserang HIV dari pasangannya yang lebih dulu terinfeksi HIV.

Ari mengungkapkan, selain HIV, infeksi penyakit seksual menular lain yang mungkin melanda perempuan pelaku seks bebas ialah kanker mulut rahim.

Sementara itu, pria yang kerap gonta-ganti pasangan intim lebih berisiko menderita kanker prostat di kemudian hari.

Penyebab Mr P Sering Ejakulasi Dini dan Cara-cara Mengobatinya

Apa Hukum Air Mani? Najis atau Suci

5 Cara Mencegah Ejakulasi Dini, Termasuk Sering Berhubungan Badan

"Saya masih ingat ketika seseorang pasien laki-laki muda datang kepada saya karena menderita infeksi kencing nanah (GO) setelah berhubungan dengan wanita ‘baik-baik’. Sang pasien tidak habis pikir wanita yang disangka ‘baik-baik’ tersebut ternyata menularkan kencing nanah kepada dirinya," ujarnya.

Ari mengatakan, penganut seks bebas berpotensi tertular penyakit yang didapat dari pasangan seks sebelumnya.

Selain HIV dan GO, hepatitis B atau C juga menjadi penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

"Secara fisik tidak dapat dibedakan siapa yang di dalam tubuhnya mengandung virus yang sangat berbahaya tersebut. Namun, begitu tes darah akan terungkap virus apa yang menginfeksinya," kata dokter spesialis penyakit dalam yang juga konsultan gastroenterologi dan hepatologi ini.

Sebelum Pakai Tisu Magic, Pahami Dulu Fungsi dan Dampaknya

Modus Penipuan BO Michat, Sudah Masuk Kamar Hotel tapi Ini yang Terjadi

Fase tanpa keluhan penderita infeksi virus ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Ari mengatakan, dia sering mendapatkan pasien dengan HIV/AIDS yang memperkirakan mereka tertular sekitar lima atau 10 tahun sebelumnya dari aktivitas seks pranikah.

"Oleh karena itu, saat kita berhubungan seks dengan seseorang yang bukan istri/suami kita, maka kita sudah berisiko untuk mengalami penyakit infeksi yang berbahaya dan mematikan," kata Ari.

5 Penyebab Disfungsi Ereksi dan Obatnya

Apa Hukum Menikah dengan Wanita Hamil Akibat Zina?

Jember Dihebohkan dengan Video Asusila di Emperan Toko, Pelaku ODGJ

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar