Dampak Buruk Tidur dengan Lampu Menyala bagi Wanita, Bikin Gemuk?

  Sabtu, 13 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Tidur dengan lampu menyala dapat memicu atau memperbesar risiko obesitas, terutama pada perempuan. (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Tidur dengan lampu menyala dapat memicu atau memperbesar risiko obesitas, terutama pada perempuan.

Para peneliti dari dari Institute of Cancer Research di London menyimpulkan paparan cahaya yang berlebihan saat malam meningkatkan angka indeks massa tubuh (Body Mass Index atau BMI) dan lingkar pinggang pada lebih dari 113 ribu orang perempuan.

"Metabolisme dipengaruhi irama siklus tubuh yang berhubungan dengan tidur, bangun, dan paparan cahaya," ujar Profesor Anthony Swerdlow, salah satu peneliti tersebut seperti dilansir The Telegraph, Sabtu (13/2/2021).

Rajin Olahraga Tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun, Ini Penyebabnya

7 Manfaat Minum Air Putih saat Perut Kosong, Termasuk Turunkan Berat Badan!

Mau Diet? Teh Jahe Cepat Turunkan Berat Badan, Begini Cara Buatnya

Siklus kardian tubuh manusia (24 jam) adalah beraktivitas saat siang lalu beristirahat pada malam.

 Cahaya memiliki kemampuan untuk mengubah suasana hati, kekuatan fisik, bahkan cara manusia mengolah makanan dalam siklus 24 jam tersebut.

Gangguan tidur dan paparan cahaya bisa menjadi faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan obesitas.

Para peneliti mengambil data dari Breakthrough Generations Studi yang melibatkan perempuan berusia 16 tahun atau lebih, selama 2003-2012.

Ingin Diet Cepat? 5 Minuman Segar dan Enak Ini Bantu Turunkan Berat Badan

Daftar Menu Sarapan untuk Diet Sehat, Enak Semua!

Menu Diet Murah yang Sehatkan Jantung dan Atasi Tekanan Darah

Para perempuan tersebut diminta menghitung kebutuhan cahaya di kamar tidur mereka saat malam, misalnya untuk seberapa cahaya yang cukup untuk membaca, melihat ruangan sebelah dan sebagainya.

Jawaban mereka kemudian dibandingkan dengan penanda obesitas seperti BMI, rasio pinggang-pinggul, dan lingkar pinggang.

Hasil studi menemukan, kemungkinan obesitas meningkat seiring dengan meningkatnya paparan cahaya saat malam.

Menurut para peneliti, cahaya buatan (lampu) dapat menyebabkan penambahan berat badan yang diketahui dapat mengganggu waktu tidur seseorang karena menunda produksi melatonin.

Mau Diet? Teh Jahe Cepat Turunkan Berat Badan, Begini Cara Buatnya

7 Manfaat Minum Air Putih saat Perut Kosong, Termasuk Turunkan Berat Badan!

Nasi atau Roti, Lebih Baik Mana untuk Diet Sehat?

Salah satu penulis studi sekaligus peneliti tamu dari institut yang sama, Dr. Emily McFadden, mengungkapkan, "Hubungan yang kami temukan konsisten dengan penelitian sebelumnya yang meneliti paparan cahaya dan metabolisme, dan penyelidikan lebih lanjut diperlukan."

Mengomentari hal ini, seorang peneliti senior, Dr. Matthew Lam, mengatakan bahwa  temuan penelitian ini menambah bobot penelitian sebelumnya yang menggunakan hewan sebagai objek penelitian.

"Temuan ini menambah bobot hasil sebelumnya dari studi hewan yang meneliti hubungan paparan cahaya, ritme sirkadian, dan metabolisme," kata Dr. Lam.

Ritme sirkadian adalah siklus 24 jam dalam proses fisiologis makhluk hidup. Menurut dia, masih terlalu dini menyarankan tidur dalam keadaan gelap akan membantu mencegah obesitas.

5 Manfaat Minum Teh Jahe Setiap Pagi, Termasuk Turunkan Berat Badan

Ini Jam Ngemil saat Diet agar Berat Badan Tidak Naik Lagi! 

5 Jus Untuk Mengecilkan Perut

Studi yang didanai oleh badan amal Breakthrough Breast Cancer tersebut dipublikasikan dalam American Journal Of Epidemiology.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar