Update Longsor Nganjuk Rabu: Warga Masih Mengungsi di Halaman SDN 3 Ngetos

  Rabu, 17 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
[Ilustrasi] Sejumlah warga terdampak banjir mengungsi di salah satu pengungsian di Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (18/12/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM – Usai bencana tanah longsor pada Minggu (14/2/2021) malam, sejumlah warga masih bertahan di pengungsian. Masih ada ratusan orang dari Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim) yang masih bertahan di pengungsian sampai Rabu (17/2/2021) ini.

Hal tersebut pun dibenarkan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati.

Dia menyebut, ada sekitar 101 warga yang masih mengungsi dan mendiami halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Ngetos, Nganjuk, Jatim.

"101 orang, warga Desa Ngetos, masih mengungsi," kata Raditya, Rabu (17/2/2021).

Raditya menambahkan, warga yang mengungsi dipastikan sudah memperoleh pelayanan dari BPBD Nganjuk, mulai dari layanan kesehatan, logistik, hingga didirikannya dapur umum.

Sejak Selasa (16/2/2021), sekira pukul 20.19 WIB, BPBD setempat mencatat ada 54 KK atau 186 warga yang terdampak.

Tercatat , ada 12 orang meninggal dunia dan 20 luka-luka akibat longsor kala itu.

Seluruh korban luka sudah dirawat ke puskesmas setempat. Di sisi lain, Raditya bersama tim SAR gabungan berduyun-duyun mencari 7 korban yang dilaporkan hilang hingga kini.

"Kami (tim SAR gabungan) terus berupaya melakukan evakuasi dan pencarian korban," tuturnya.

Selain dengan tim gabungan, pencarian juga menerjunkan 5 ekskavator beserta sejumlah alat penunjang pencarian dari Tim SAR dan BPBD Jatim.

Sebelumnya, bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jatim pada Minggu (14/2/2021).

Usai mengetahui informasi tersebut, sejumlah regu penyelamat gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian terhadap para korban hilang yang diduga masih tertimbun tanah longsor.

Hingga kini, proses pencarian masih dilakukan di sekitar lokasi bencana dan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar