Pencuri Menyamar Jadi Petugas Penyemprot Disinfektan, Sudah Ada Korban di Malang

  Jumat, 19 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
Pelaku pencurian menyamar jadi petugas sterilisasi Covid-19 memakai APD lengkap atau baju hazmat di Kota Malang. (Instagram/ndorobeii)

MALANG, AYOSURABAYA.COM – Emas batangan dan perhiasan senilai Rp15 juta milik salah seorang warga Kota Malang dicuri pelaku dengan menyamar menjadi petugas penyemprotan disinfektan Covid-19, lengkap dengan alat pelindung diri (APD) atau baju hazmat.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, pihaknya berkomitmen segera menangkap pelaku kasus pencurian dengan modus menyamar petugas sterilisasi Covid-19 tersebut.

Kisah Horor di Tol Malang-Surabaya, Pria Ini Disasarkan Google Map ke Hutan

Ciri-ciri Ketempelan Jin menurut Sara Wijayanto, Pernah Merasakan?

“Kita lagi lakukan penyelidikan dan kita akan ungkap kasus itu, kita akan tangkap pelakunya itu,” katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, Jumat (19/2/2021).

Berkaca dari kasus modus baru itu, kata dia, masyarakat diimbau lebih meningkatkan kewaspadaanya. Penting agar menanyakan identitas maupun surat tugas. Hal itu untuk lebih meyakinkan benar-benar petugas sterilisasi Covid-19 dari rumah sakit, bukan petugas gadungan.

“Warga agar waspada, makanya dicek, jangan langsung percaya. Minta surat tugasnya, minta identitasnya, dan dampingi pada saat dia melakukan penyemprotan, saya rasa demikian,” katanya.

Mayoritas RT di Kota Malang Zona Hijau, Adakah Zona Merah?

Terpisah, Ketua RW tempat terjadinya pencurian mengungkapkan kronologi pencurian modus petugas sterilisasi Covid-19 yang dialami warganya tersebut. Diketahui bahwa pelaku pencurian itu melakukan penyemprotan disinfektan hampir di seluruh bagian rumah korban, termasuk ke kamar.

Sementara itu, di rumah korban hanya ada tiga wanita: istri mendiang H, putrinya, dan saudara wanitanya. Diketahui pula, H terkonfirmasi positif Covid-19 pada awal Februari 2021. Kemudian meninggal dunia, pada 9 Februari.

Kemudian, lanjut Catur, pada pukul 16.30 WIB, pelaku datang kembali namun tanpa memakai baju hazmat atau APD lengkap dan melakukan penyemprotan desinfektan lagi.

Bendera Zona Hijau-Merah Akan Dipasang di Seluruh RT Kota Malang

“Pertama ya seperti Satgas beneran, kedua terlihat mencurigakan, memasuki kamar tidur dan terdengar suara membuka lemari dan laci. Tetapi keluarga korban tidak menduga kalau pelaku itu pencuri. Baru sadar besoknya saat membuka laci mau menaruh kalung emas putrinya korban,” katanya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar