Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan, Berjalan atau Berlari?

  Sabtu, 20 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan, Berjalan atau Berlari? (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Bejalan dan berlari merupakan olahraga yang baik untuk kardivaskular. Namun, di antara keduanya, mana yang paling efektif menurunkan berat badan?

Melansir dari Healthline, berjalan memang bisa memberikan banyak manfaat yang sama dengan berlari. Namun berlari membakar hampir dua kali lipat jumlah kalori saat berjalan.

3 Jenis Diet yang Dinilai Manjur Menurunkan Berat Badan

7 Cara Alami Menurunkan Berat Badan Secara Permanen

Diet Tidak Makan Malam, Bikin Cepat Kurus?

Misalnya seseorang dengan berat 160 pon (80 kg), berlari dengan kecepatan 5 mil per jam (mph) bisa membakar 606 kalori.

Sementara itu, berjalan cepat dalam waktu yang sama dengan kecepatan 3,5 mph hanya membakar 314 kalori. Padahal Anda perlu membakar sekitar 3.500 kalori untuk menurunkan satu pon (0,5 kg) berat badan.

Jika tujuan Anda adalah menurunkan berat badan, lari adalah pilihan yang lebih baik daripada berjalan.

Cara Minum Air Putih yang Dianjurkan untuk Turunkan Berat Badan

Ini 10 Menu Camilan Sehat untuk Diet, Enak Semua dan Bikin Berat Badan Tak Naik!

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sarapan

Namun jika Anda baru mulai berolahraga atau tidak bisa berlari, berjalan kaki masih dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Selain itu, jalan kaki dapat meningkatkan kesehatan jantung dan memberi Anda lebih banyak energi secara keseluruhan.

Namun perlu diingat, meski berlari bisa menurunkan kalori lebih cepat, lari dapat menyebabkan cedera umum yang berlebihan seperti patah tulang, stres, hingga shin splints.

Daftar Sarapan Murah dan Enak untuk Turunkan Berat Badan

5 Manfaat Pepaya, Bantu Diet Cepat untuk Turunkan Berat Badan

Cocok untuk Diet, 5 Makanan Ini Bikin Kenyang Lebih Lama

Faktanya, pelari memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk cedera terkait olahraga daripada berjalan kaki. Pejalan kaki memiliki perkiraan risiko cedera 1% hingga 5%, sementara pelari memiliki peluang 20% hingga 70%.

Namun perlu digarisbawahi bahwa berjalan maupun berlari adalah bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik. Jalan kaki adalah pilihan cerdas jika Anda baru memulai berolahraga. Namun saat ingin menurunkan berat badan atau membakar kalori lebih banyak, cobalah berlari.

Jika Anda pemula dalam berlari, mulailah dengan selang-seling antara berjalan dan berlari.

5 Sayuran Terbaik untuk Menu Diet

Panduan Diet GM, Metode Turunkan Berat Badan dengan Cepat dalam 7 Hari

4 Penyebab Paling Dasar Anda Selalu Gagal Diet

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar