Cegah Keracunan, Bupati Nganjuk Minta Awasi Bantuan untuk Korban Bencana Alam

  Minggu, 21 Februari 2021   Andres Fatubun
Bupati Nganjuk saat menutup pencarian korban longsor di Desa Ngetos setelah semua korban ditemukan.

NGANJUK, AYOSURABAYA.COM -- Kasus keracunan massal yang menimpa para korban dan relawan beberapa waktu yang lalu mengundang keprihatinan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat.

Para pengungsi dan relawan ini mengalami keracunan masal, diduga setelah menyantap mie yang diberikan oleh donatur.

Mie bantuan donatur itu dikonsumsi hari itu juga dari siang hingga sore hari. Namun malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, mereka mulai merasakan mual, muntah dan pusing disertai diare.

AYO BACA : Link Resmi Pemerintah untuk Pendaftaran Vaksin Covid-19 Lansia

Beruntung, perkembangan terakhir, menyebutkan jika kondisi kesehatan para korban sudah membaik pascakeracunan mie tersebut.

Bupati Novi Rahman menginstruksikan seluruh Tim Tanggap Bencana selalu memperhatikan dan mengawasi pendistribusian bantuan untuk para korban.

"Ya saya sudah mengintruksikan kepada seluruh tim, karena itu datangnya malam. Terlepas dari pengawasan, ya namanya musibah. Ada orang ingin membantu nggak tahunya mungkin makananya kurang layak dikonsumsi melebihi masa berlakunya, ” kata Bupati Novi Rahman Hidayat dilansir Beritajatim.com.

AYO BACA : Satgas Covid-19 Kota Surabaya Akan Bagikan Stiker Tanda Isolasi Mandiri

Masih katanya, terdata korban yang mengalami keracunan berjumlah 44 orang. Menurutnya, mereka yang terkena musibah tersebut bukan hanya berasal dari lingkungan seputar pengungsian tetapi juga relawan.

Bahkan pihaknya mengaku ajudannya juga sempat mengalami gejala keracunan.

“Korbanya tidak hanya disini aja loh ya, yang di Ngajuk Kota itu habis makan disini, relawan yang ikut saya, ajudan saya juga kena kok. Ajudan saya yang ikut cuman berapa ini, lainya terkapar habis dari UGD saya suruh istirahat. Semuanya hampir kena TNI – Polri juga kena,” jelasnya.

Sebelumnya, para korban bencana longsor Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalami kejadian memilukan. Diduga setelah mengkonsumsi mie, puluhan pengungsi ini malah mengalami keracunan massal. Bahkan bukan hanya pengungsi, para relawan pun mengalami kondisi serupa.

AYO BACA : Liga Inggris: Everton Kalahkan Liverpool di Anfield

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar