Pabrik Sirup Tertua di Indonesia Pernah Jadi Tempat Persembunyian Tentara Pelajar

  Minggu, 21 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Pabrik Siropen Telasih di Jalan Mliwis nomor 5 Surabaya. (ayosurabaya/Praditya Fauzi Rahman)

BUBUTAN, AYOSURABAYA -- Penjajahan para kolonial Belanda dan Jepang menyisakan pelbagai kenangan bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut tak hanya menyisakan luka kendati termasuk dalam sejarah perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Akan tetapi, ada hikmah dibalik itu semua. Tak hanya mampu dikisahkan kembali kepada para generasi penerus bangsa, tapi juga untuk dimanfaatkan publik. Seperti halnya bangunan kuno bekas masa penjajahan yang kini digunakan sebagai produksi Sirup Siropen ini. 

Berlokasi di Jalan Mliwis nomor 5 Surabaya, perusahaan sirup milik PT Pabrik Es Wira Jatim itu masih berdiri kokoh. Bahkan, sampai saat ini masih digunakan untuk memproduksi sirup dengan segmetasi pasar menengah ke atas tersebut. Namun, ada sejumlah kisah perjuangan arek-arek Suroboyo dibalik itu semua.

Manager Pabrik Siropen Telasih, Laode Muhammad Alfian, mengkisahkan, tempatnya bekerja saat ini merupakan salah satu bangunan yang masuk dalam Cagar Budaya di kota pahlawan. Sekitar Oktober 1945, setelah Jenderal Mallaby tewas dibunuh, para tentara pelajar bersembunyi di gedung tersebut.

AYO BACA : Siropen, Legenda Produsen Sirup Pertama di Indonesia

“Menurut garis ceritanya dulu, ini dulu tempat berkumpulnya tentara pelajar, waktu Jenderal Mallaby terbunuh,” kata Alfian kepada AyoSurabaya.com, Minggu (21/2/2021).

Setelah pertempuran dan serangan yang membabi buta dari tentara Inggris di depan gedung Internatio, mengakibatkan sebagian tentara pelajar yang mampu menyelamatkan diri bersembunyi dan membuat camp atau markas terselubung.

Pria yang akrab disapa Pak Ian itu mengimbuhkan, lambat laun bangunan itu pun masuk dalam cagar budaya sesuai ketentuan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beberapa tahun silam. Begitu juga dengan sejumlah gedung lawas yang mengitari lokasi tersebut.

“Nah, sebagian (tentara pelajar) larinya kesini, sembunyinya disini. Kan, kebunuhnya (Jenderal Mallaby) di depan situ tuh, ini adalah basecamp yang terselubung, dan kita kan bagian dari kawasan Surabaya kota lama,” sambungnya lalu menunjuk ke arah gedung sisi belakang.

AYO BACA : Seberapa Efektif Air Es Turunkan Berat Badan

74 sudah tahun berlalu, setelah Indonesia merdeka dari penjajahan. Kendati demikian, bangunan tarsebut tetap dipertahankan keasliannya. Begitu halnya dengan sistem, produksi, dan pemasaran yang dilakukan Siropen ditengah kemajuan zaman. 

Alfian lantas bercerita perihal jatuh bangun berdirinya Siropen di kota pahlawan. Usai Jepang berhasil menduduki Indonesia, pabrik Siropen Telasih diambil alih di tahun 1942. Sayangnya, saat itu hanya berjalan seumur jagung sebelum akhirnya diakuisisi kembali oleh Belanda.

Kemudian, sekitar tahun 1958, program nasionalisasi mulai dilakukan. Saat itu, seluruh perusahaan milik Belanda yang berlokasi di Indonesia diambil alih Pemerintah Republik Indonesia (RI). Lalu, pabrik Siropen diserahkan secara resmi ke Perusahaan Industri Daerah Makanan dan Minuman Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pimda Mamim Pemprov Jatim) selang 4 tahun kemudian, tepatnya di tahun 1962.

40 tahun kemudian atau pada tahun 2002, pabrik Siropen Telasih mulai masuk ke dalam naungan PT. Pabrik Es Wira Jatim. Perusahaan itu adalah induk perusahaan dari PT. Panca Wira Usaha Jatim.

Kendati demikian, sebagian masyarakat masih belum memahami bila Siropen Telasih merupakan produk asli Belanda yang diwariskan. Sampai saat ini, “Pabrik Limoen J.C. van DRONGELEN & HELLFACH” menjadi sirup pertama dan tertua di bumi pertiwi.

Sekitar Maret 2015, pabrik yang masih menggunakan sistem home industry itu resmi menjadi bangunan cagar budaya milik Pemkot Surabaya.

Kendati telah bertransfrormasi dalam varian rasa, Alfian mengaku Siropen masih mempertahankan keaslian dan pengolahan sebagai karakteristik mereka. Sebab, apapun rival atau pendatang baru yang hadir, ia mengaku tak akan berpengaruh dengan kondisi dapur Siropen.
 

AYO BACA : Pose dan Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar