ITS Segera Usahakan Izin Edar I-Nose C-19 untuk Deteksi Covid-19

  Senin, 22 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ketua Majelis Wali Amanat ITS Prof Dr Ir Muhammad Nuh melakukan uji coba skrining I-Nose C-19 di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya, Senin (22/2/2021). (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

WONOCOLO, AYOSURABAYA.COM -- Guru Besar Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya,  Prof Riyanarto Sarno, mengatakan, alat deteksi Covid-19 menggunakan basis aroma ketiak bernama I-Nose C-19 telah memasuki tahapan uji profil. Hal tersebut dia sampaikan saat berada di ruang pertemuan lantai 3 Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya pada Senin (22/2/2021) siang.

Riyanarto menyebutkan, pihaknya tengah memburu 600 sampel data dari 3 rumah sakit yang ada di kota pahlawan. Adapun, standar akurasi masih mengacu pada swab PCR.

"Akurasi I-Nose C-19 mencapai 91 persen," kata Riyanarto, Senin (22/2/2021).

Riyanarto menjelaskan target akurasi alat besutannya meningkat dengan presentase 93 persen. Kemudian, pihaknya akan melakukan uji diagnostik dengan 2.500 sampel data.

Bila ribuan sampel itu terpenuhi, izin edar I-Nose C-19 akan diberikan kepada instansi terkait. I-Nose C-19 ditargetkan digunakan khalayak pada September 2021.

Jika digunakan, pasien cukup membayar Rp10.000 untuk tes. Harganya lebih murah dibandingkan GeNose Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta senilai Rp20.000 untuk sekali tes, yang menggunakan karbon dioksida sebagai basis tes.

Alat pendeteksi Covid-19 dengan aroma keringat ketiak dengan nama I-Nose C-19 sudah diterapkan pada panitia Ini Lho ITS (ILITS) di Laboratorium Pemrograman Departemen Teknik Informatika pada Sabtu (6/2/2021).

Untuk mekanisme penggunaannya, I-Nose C-19 bekerja dengan cara menggunakan sampel bau keringat ketiak (axillary sweat odor) seseorang. Selanjutnya, sampel bau tersebut akan diubah menjadi sinyal listrik dan diklasifikasikan oleh Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar