Ayah Aniaya Balita yang Viral Diringkus Polisi, Terancam Penjara 5 Tahun

  Senin, 22 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus NI, ayah tiri yang menganiaya balita dan viral di media sosial beberapa waktu lalu. (Humas Polrestabes Surabaya)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM – Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus NI, ayah tiri yang menganiaya balita dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.

NI diringkus pada Senin (16/2/2021) lalu. Dia mengaku khilaf telah menganiaya anak tirinya. Alasannya pun sepele, hanya karena sudah tidak bekerja.

"Saat itu saya dikurung sama istri, gara-gara tidak bekerja, saya khilaf (melakukan penganiyaan)," kata NI ketika dihadirkan di halaman Gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (22/2/2021).

NI mengaku sering kesal dengan anak tirinya karena sering meminta dibelikan mainan.

NI mengaku melakukan penganiayaan 5 kali kepada anak tirinya. Penganiayaan dimaksudkan NI agar anaknya diam.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian menjelaskan, NI ditangkap personelnya usai melarikan diri dan bersembunyi di kawasan Indramayu, Jabar.

"Kami tangkap di Indramayu," kata Oki

Setelah insiden tersebut, balita tersebut dititipkan sementara kepada ayah kandung korban. Sang ibu kandung masih dalam kondisi labil.

Akibat ulahnya, NI dijerat Pasal 80 Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar