Cuti Bersama 2021 Hanya 2 Hari, Ini Perinciannya

  Senin, 22 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Pemerintah memangkas cuti bersama tahun 2021 dari 7 hari menjadi 2 hari. (Pixabay)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah memangkas cuti bersama tahun 2021 dari 7 hari menjadi 2 hari.

"Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB), sebelumnya terdapat tujuh hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula tujuh hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Senin (22/2/2021).

Kesepakatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.

Adapun cuti bersama tahun 2021 yang dipangkas sebanyak lima hari tersebut antara lain:

  • 12 Maret yakni cuti bersama dalam rangka Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
  • 17, 18, 19 Mei cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah
  • 27 Desember cuti bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Sementara itu, untuk cuti bersama yang masih tersedia yakni pada 12 Mei dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, dan 24 Desember dalam rangka Raya Natal 2021.

Muhadjir menjelaskan, pemotongan masa cuti bersama itu untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 yang belum melandai.

Masa liburan masyarakat dikhawatirkan bisa menunjang kenaikan kasus Covid-19. "Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," tuturnya.

Sementara itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut menuturkan, terkait masih ada hari cuti yang diberikan menjelang Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Natal ialah agar memudahkan Polri mengatur pergerakan masyarakat.

"Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya."

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Cuti Bersama Tahun 2021 yang dipimpin Menko PMK Muhadjir.

Sementara itu, SKB Cuti Bersama Tahun 2021 itu diteken oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker, Asops Kapolri dan Pejabat Eselon 1 K/L terkait.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar