Jadwal Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Cuma 4 Hari, Ini Syarat Terbaru dan Cara Daftarnya

  Selasa, 23 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
[Ilustrasi] Jadwal Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Cuma 4 Hari, Ini Syarat Terbaru dan Cara Daftarnya. (Istimewa)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Jadwal pendaftaran program kartu prakerja gelombang 12 yang resmi dibuka 4 hari ini, mulai hari ini Selasa (23/2/2021), memiliki sejumlah syarat terbaru yang perlu diketahui para calon pendaftar.

Kuota Penerima Kartu Prakerja Gelombang 12

Kuota prakerja gelombang 12 ini hanya 600.000. Namun pemerintah menargetkan 2,7 juta orang pendaftar. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Jadwal Pembukaan dan Penutupan Kartu Prakerja Gelombang 12

Ayojakarta.com (Ayo Media Network) mencoba membuka dan mendaftar melalui laman resmi prakerja.go.id, pada dashboard peserta, tertulis penutupan gelombang 12 berakhir pada 26 Februari 2021. Hal ini menandakan bahwa dibukanya gelombang 12 ini hanya membutuhkan waktu 4 hari saja terhitung mulai hari ini, Selasa (23/2/2021).

Durasi waktu tersebut lebih sedikit jika dibandingkan pembukaan gelombang-gelombang Kartu Prakerja di tahun 2020 yang memakan waktu hingga 5 hari. Tentunya hal ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin mendaftar agar tidak terlewat melebihi batas yang ditentukan.

Syarat-syarat Baru Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12

Selain itu, perbedaan lainnya antara Kartu Prakerja tahun 2021 dengan 2020 yaitu mengenai persyaratannya. Di tahun ini, ada penambahan persyaratan bagi masyarakat yang akan mendaftar dan lolos menjadi penerima insentif sebesar Rp3,55 juta itu.

Tambahan syarat tersebut berupa syarat bahwa yang bersangkutan bukan merupakan penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah antara lain bansos dari Kementerian Sosial (DTKS), BSU, dan BPUM.

“Penerima Kartu Prakerja di tahun 2020 juga tidak dapat lagi mendaftar,” kata Airlangga dalam konferensi persnya, Selasa (23/2/2021).

Adapun persyaratan dan ketentuan peserta Kartu Prakerja tahun 2021 antara lain:

1. Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas (pencari kerja atau penganggur, lulusan baru, korban PHK, pekerja buruh atau karyawan, wirausaha)

2. Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

3. Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, dan BPUM

4. Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya

5. Demi pemerataan, setiap KK dibatasi hanya 2 anggota keluarga yang dapat menerima Kartu Prakerja.

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12 bagi yang Belum Punya Akun

Berikut rangkuman cara mendaftar Kartu Prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi

• Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id

• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat

• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir

• Klik tombol 'berikutnya'

• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'

• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja

• Mengisi tes motivasi selama 1 menit

• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan

• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 12'.

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12 bagi yang Sudah Punya Akun

Lalu, bagaimana cara bagi yang gagal di 2020 dan ingin kembali mendaftarkan diri di Kartu Prakerja tahun 2021? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya

• Menuju ke laman dashboard di profile Prakerja masing-masing

• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 12'.

Itulah jadwal pendaftaran dan penutupan program kartu prakerja gelombang 12, syarat-syarat terbarunya, dan cara mendaftarnya. Semoga berhasil!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar