5 Nasabah BRI Bojonegoro Lapor Saldo di ATM-nya Raib

  Rabu, 24 Februari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi ATM BRI.

BOJONEGORO, AYOSURABAYA.COM -- Sebanyak lima orang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bojonegoro melapor ke kantor cabang BRI karena saldo di ATM mereka raib, Selasa (23/2/2021).

Salah seorang nasabah, Aris warga Desa Campurrejo Kabupaten Bojonegoro mengaku saldo di ATM miliknya hilang sebesar Rp12,5 juta. Saldo yang itu hilang diketahui sejak kemarin dengan total Rp12,5 juta.

“Kemarin sudah hilang Rp10 juta dan hari ini hilang lagi Rp2,5 juta. Sekarang ATM sudah terblokir,” ujarnya saat di kantor BRI Cabang Bojonegoro.

Aris mengaku, saat itu dia mengetahui saldonya sudah raib saat hendak melakukan transfer uang kemarin. Dia melakukan transaksi di ATM BRI di salah satu minimarket Jalan Lettu Suwolo Bojonegoro.

Setelah melapor ke kantor Cabang BRI, dan mendapat print tabungan transaksi penarikan dilakukan pada pukul 15.00 WIB kemarin dengan penarikan limit Rp10 juta dilakukan penarikan sebanyak empat kali.

Sementara penarikan selanjutnya dilakukan hari ini sekitar pukul 07.30 WIB dengan nilai Rp2,5 juta. Aris mengaku baru membuat ATM itu sekitar dua bulan lalu. “Saldo di ATM sekarang tinggal Rp500 ribu,” ungkapnya.

Sementara Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Bojonegoro, Lusujiana mengatakan, sejauh ini sudah ada lima nasabah yang melapor kehilangan tabungan di ATM. Sekarang laporan tersebut masih diselidiki.

“Masih melakukan investigasi adanya laporan nasabah yang kehilangan saldo di ATM tabungan,” ujarnya.

Biasanya, kata dia, proses investigasi dilakukan selama 14 hari kerja. Proses investigasi dilakukan oleh kantor pusat dan PT Swardharma Sarana Informatika (SSI) yang menangani seluruh ATM di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

“Dari lima nasabah yang melapor ada kehilangan tabungan dari Rp2 juta hingga Rp10 juta,” pungkasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar