Jombang Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Sekarang Zona Apa?

  Rabu, 24 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Kabupaten Jombang tak lagi masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran corona Covid-19 per Selasa (23/2/2021). (Pixabay)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM – Kabupaten Jombang tak lagi masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran corona Covid-19 per Selasa (23/2/2021). Kini wilayah tersebut masuk zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19. Lantas, apa yang akan dilakukan pemerintah setempat?

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengatakan, Kabupaten Jombang akan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro selama 14 hari hingga 8 Maret 2021.

Puluhan Santri di Jember Pingsan usai Disuntik Vaksin Sinovac?

Asap Batok Kelapa Jadi Obat Covid-19? Ini Penjelasannya

Jombang juga salah satu daerah yang menerapkan PPKM skala mikro periode sebelumnya yang berahir 22 Februari.

“Per hari ini Jombang sudah berada di Zona oranye. Jadi sebanyak 38 kabupaten/kota di Jatim semuanya zona oranye. Namun PPKM mikro di Jombang tetap diperpanjang hingga 8 Maret 2021,” kata Mundjidah, usai menggelar evaluasi terkait Covid-19, Selasa (23/2/2021) di kantor pemkab setempat.

Dia menjelaskan, perpanjangan PPKM mikro itu sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 4 Tahun 2021, yakni perpanjangan PPKM mikro mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

Campuran Jeruk Nipis, Madu, dan Air Kelapa, Jadi Obat Alami Covid-19?

Ampuh Cegah Corona, Perokok Aktif Lebih Aman dari Covid-19?

Vaksin Covid-19 Dipasangi Chip 5G?

PPKM ini dilanjutkan, karena Bapak Presiden (Jokowi) melihat program ini mampu menurunkan penyebaran Covid-19. Kesembuhannya juga meningkat,” kata bupati, seperti diberitakan beritajatim.com.

Bupati Jombang menambahkan, PPKM mikro di Jombang juga cukup efektif menurunkan angka positif Covid-19. Selama peridoe pertama, tidak ada RT (rukun tetangga) yang zona merah dan oranye. Semua RT yang menerapkan PPKM berada di zona kuning. “Itupun jumlahnya menurun,” kata bupati.

Sementara itu, berdasarkan data di laman Dinas Kesehatan Jombang, Senin (22/2/2021) pukul 14.00 WIB, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Jombang 4281 orang. Dari jumlah itu, 3657 orang dinyatakan sembuh, kemudian 180 dirawat, serta 444 meninggal.

Jokowi Resmi Tunjuk Risma Gantikan Anies Baswedan?

Teh Jahe Resmi Jadi Obat Alami yang Bisa Atasi Covid-19?

Jika dipersentase, tingkat kesembuhan 85,4 persen, pasien yang dirawat 4,2 persen, serta yang meninggal 10,4 persen. “Kami mengimbau agar posko Covid yang ada di desa ditingkatkan. Ini untuk pencegahan. Karena tingkat kematian pasien Covid-19 di Jombang agak tinggi,” kata Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar