Akibat Kecelakaan, 15 Mobil di Kampung Miliader Tuban Masuk Bengkel

  Kamis, 25 Februari 2021   Andres Fatubun
Ilustrasi mobil mengalami kecelakaan. (Netto Figueiredo dari Pixabay )

TUBAN, AYOSURABAYA.COM -- Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono merespon berita viral warga kampung miliarder Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu yang alami kecelakaan ringan setelah membeli mobil baru.

Sesuai data Auto 2000 Tuban, kemarin ada sebanyak 15 unit mobil masuk bengkel karena mengalami kecelakaan.

Kendati demikian, Argo menjelaskan kecelakaan tersebut tidak terjadi di jalan raya. Apalagi secara umum, kecelakaan itu hanya mengakibatkan kerusakan materil tidak sampai menelan korban jiwa.

AYO BACA : Khasiat Si Super Pahit Mengkudu, Meningkatkan Kekebalan dan Menurunkan Kadar Gula Darah

"Itu mungkin dia lagi parkir terus mobilnya beret, Umumnya hanya kerusakan materil," kata Argo saat dihubungi, Kamis (25/2/2021) melalui sambungan selulernya.

Dia menjelaskan, kemungkinan lain para warga di kampung itu baru belajar mengendarai mobil. Sehingga kecelakaan lecet-lecet semacam itu tidak terlalu berbahaya.

Sebelumnya, sebanyak 15 mobil warga yang baru saja dibeli barengan itu rusak gegara pengemudinya belum mahir.

AYO BACA : SBY: Saya Difitnah Danai Aksi 212 oleh Petinggi Berbintang Empat

Perinciannya, 55 persen Toyota Ras, 35 persen Inova dan sisanya Yaris. Hal ini diungkapkan Kepala Cabang Auto 2000 Tuban, Arie Soerjono saat dikonfirmasi SuaraJatim.id, Rabu (24/02/2021) petang.

"Iya benar, ada 15 unit mobil yang kami tangani. Kerusakan semuanya ringan, ada yang tergores di bagian samping, sampai kerusakan di bagian depan dan belakang," katanya melalui sambungan telepon.

"Memang kondisi jalannya juga agak sulit. Bagi pemula yang baru belajar mungkin itu menjadi hambatan. Kemarin saja pas menghadirkan mobil-mobil itu, truk saya juga kesusahan untuk masuk," katanya melanjutkan.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan lagi, Arie mengaku bakal menawarkan program kerja sama dengan pemerintah desa setempat. Isinya, mengajari warga merawat kondisi mobil agar tidak cepat rusak dan menggelar kelas mengemudi.

"Nanti kami juga akan dikerjasamakan dengan pihak kepolisian, terkait surat izin mengemudinya," terangnya.

AYO BACA : Gubernur Khofifah: Cobain Nasi Buwuhan Bojonegoro, Dijamin Nagih!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar