100 Jurnalis di Surabaya Menjalani Vaksinasi Covid-19

  Kamis, 25 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Proses vaksinasi Covid-19 terhadap ratusan awak media di RSUD Soewandhi Surabaya, Kamis (25/2/2021). (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

SIMOKERTO, AYOSURABAYA.COM -- Ratusan orang pewarta foto, tulis, dan video menjalani vaksinasi Covid-19 di Kota Pahlawan di RSUD Soewandhi Surabaya, Kamis (25/2/2021).

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, vaksinasi terhadap seluruh insan pers sesuai instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang menempatkan jurnalis sebagai institusi penting untuk memperoleh vaksin dengan merek Sinovac itu.

“Sesuai arahan Presiden, teman-teman media dimasukkan dalam tahapan kelompok 2 penerima vaksin,” kata Febri, Kamis (25/2/2021).

Ada sekitar 100 jurnalis yang menjalani vaksin dosis pertama itu.

Sebelum vaksinasi, para jurnalis menjalani skrining dan pendataan. Mereka semua dinyatakan lolos dan langsung menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Prosesnya kurang lebih sama, dilakukan pendataan. Lalu, mengecek kondisi kesehatan teman-teman jurnalis. Alhamdulilah, 100 jurnalis lolos pemeriksaan dan mendapatkan vaksin,” kata dia.

Febri menyatakan, usai vaksin tahap pertama itu, para jurnalis diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ketat. Lalu, menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Sebab, masih ada vaksin dosis ke-2 yang harus diterima jurnalis di hari yang akan datang.

Salah seorang peserta, fotografer Antara Didik Suhartono mengaku lega dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 itu. Menurutnya, vaksin Covid-19 sangat penting untuk memerangi virus SARS CoV-2 di beberapa wilayah yabg rawan dengan penularan. Terlebih, rutinitas jurnalis di lapangan yang tak kenal tak kenal waktu dapat menyebabkan jurnalis ambruk.

“Ada kelegaan bagi saya, karena ada tambahan perlindungan bagi tubuh. Apalagi kita (jurnalis) sering ke lapangan untuk liputan,” katanya yang memiliki 2 buah hati itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar