11 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Kamu Gagal Prakerja Gelombang 12

  Kamis, 25 Februari 2021   Icheiko Ramadhanty
[Ilustrasi] 11 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Kamu Gagal Prakerja Gelombang 12. (Prakerja.go.id)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM – Tidak sedikit masyarakat yang kecewa karena terus gagal mengikuti program bantuan Kartu Prakerja dari gelombang 1 hingga 11. Lantas, bagaimana caranya agar bisa lolos Prakerja Gelombang 12?

Ada beberapa hal yang menjadi catatan mengenai kemungkinan gagalnya aplikasi pendaftaran Kartu Prakerja. Informasi ini dirangkum Ayojakarta.com (Ayo Media Network) yang bersumber dari Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Bagi pendaftar yang ingin lolos menjadi penerima Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut:

1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP);

2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK;

3. Tanggal lahir harus sesuai KTP;

4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai);

5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi;

6. Alamat sesuai KTP;

7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda);

8. Jenis kelamin harus sama dengan KTP dan KK;

9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan;

10. Status kebekerjaan pada saat pendaftaran Kartu Prakerja harus diisi jelas dan jujur;

11. Foto KTP atas milik pendaftar (tidak mendaftarkan orang lain).

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada beberapa persyaratan khusus yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja. Beberapa persyaratan khusus tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada saat menjelang pembukaan gelombang 11 pada akhir tahun 2020.

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp600 ribu selama 4 bulan, dan Rp150 ribu dari survei atau rating yang diberikan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar