17 Kepala Daerah se-Jatim Dilantik, Ini Pesan Gubernur Khofifah

  Jumat, 26 Februari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melantik 17 kepala daerah terpilih di Gedung negara Grahadi, Jumat (26/2/2021) pagi. (Humas Pemprov Jatim)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- 17 kepala daerah terpilih dan wakilnya dari hasil Pemilihan Kepala Daerah Jatim tengah menjalani pelantikan di Gedung negara Grahadi, Jumat (26/2/2021) pagi.

Pelantikan terbagi dalam 3 sesi. 

Pada sesi pertama saat ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik enam pasangan kepala daerah terpilih sejak pukul 09.00 WIB hingga rampung. 

AYO BACA : Judul Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Ditutup Jam 12 WIB

Pada sesi pertama, pasangan terpilih yang dilantik adalah pasangan kepala daerah dari Kabupaten Sumenep, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Ngawi.  

Pelantikan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Awak media tak diperbolehkan masuk, tapi disediakan layar proyektor khusus untuk memantau jalannya pelantikan. Peserta yang diperbolehkan memasuki ruang pelantikan hanya para pasangan kepala daerah dan wakil serta istrinya. 

Setiap sudut ruangan pelantikan juga telah disterilkan. Sterilisasi tersebut dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jatim. Begitu pula dengan tim kesehatan yang sudah disediakan dari RS Paru, RS Menur, hingga RSUD DR Soetomo yang telah bersiaga.

AYO BACA : 7 Dampak Buruk Tidur Pagi Setelah Begadang

Gubernur Khofifah mengatakan pelaksanaan pelantikan juga digabung dengan pelaksanaan secara virtual. Dengan demikian, sejumlah undangan lainnya diharap dapat mengikuti jalannya prosesi pelantikan via online dari wilayahnya masing-masing.

Dalam sabutannya, Khofifah mengucapkan selamat serta menyampaikan pesan kepada bupati dan wakil bupati yang baru dilantik.

"Pesan dari Pak Presiden, bagaimana seluruh kepala daerah bisa bekerja cepat dan detil. Saya menambahkan cepat, tepat, dan detil," tegas Khofifah.

Usai mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah pasangan itu, Khofifah menyebut pasangan bupati dan wali kota terpilih yang dilantik hari ini sudah mendapat dukungan sangat besar dari publik. 

"Partisipasi pemilih kali ini mencapai 67,68 persen, lebih dari pilkada sebelum luar Covid-19 (2018) sebesar 66 persen. Artinya bapak atau ibu bupati begitu kuat mendapat amanat masyarakat, meski di tengah pandemi," tukasnya.

 

AYO BACA : Gubernur Khofifah Ingatkan Potensi Bahaya Bibit Siklon yang Dekati Jatim

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar