37 Longsor terjadi di Kabupaten Malang Selama 2 Bulan

  Sabtu, 27 Februari 2021   M. Naufal Hafizh
Longsor di jalan penghubung Malang-Kediri di Pujon, Kabupaten Malang. (Istimewa)

MALANG, AYOSURABAYA.COM – Sebanyak 50 kasus bencana alam melanda wilayah Kabupaten Malang sepanjang Januari -Februari 2021. Tanah longsor mendominasi dengan 37 kasus.

Terbaru, tanah longsor kembali terjadi di kawasan jalur penghubung Malang-Kediri, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (25/2/2021) malam seira 22.15 WIB. Beruntung tidak ada korban akibat peristiwa itu.

Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono mengatakan, dampak tanah longsor itu akses jalan terpaksa memakai satu jalur saja, yakni dari Kediri-Kota Batu/Malang.

"Sementara untuk akses dari Kota Batu-Kediri atau Ngantang kami tutup karena terjadi keretakan jalan di sana. Takutnya kalau dipakai malah amblas aspalnya juga," kata Dono.

Kasus tanah longsor memang mendominasi di wilayahnya. Terlebih di kawasan lereng atau perbukitan. Beberapa titik rawan, meliputi wilayah Malang Selatan yakni meliputi Sumbermanjing Wetan. Berikutnya wilayah utara di Kecamatan Poncokusumo, Jabung, dan Tajinan.

"Sementara kalau wilayah barat itu hampir semua Kecamatan, yakni Dau, Pujon, Ngantang dan Kasembon. Sementara wilayah timur ada Ampelgading dan Tirtoyudo," ujarnya.

BPBD Kabupaten Malang telah melakukan langkah antisipasi menghadapi bencana hidrometeorologi. Dicontohkannya memasang pos lapangan yang berada di empat kecamatan.

"Kami sudah pasang Pos lapangan dan ada di Kecamatan Ngantang, Tumpang, Tirtoyudo, dan Gedangan. Tujuannya agar cepat menangani jika ada bencana di daerah tersebut," kata dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar